Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Pemkab Kukar terus memperkuat sektor pariwisata desa lewat pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di empat desa yang mengajukan secara mandiri. Inisiatif ini digerakkan oleh Dispar Kukar sebagai upaya memperluas inklusi ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dispar Kukar, M Ridha Fatrianta, menyatakan bahwa Pokdarwis bukan hanya alat promosi, tetapi penggerak ekonomi kreatif desa. “Kami ingin Pokdarwis benar-benar menjadi penggerak ekonomi desa melalui sektor pariwisata,” ujarnya, menekankan pentingnya peran masyarakat lokal aktif terlibat dalam membangun destinasi desa.
Dispar telah mulai menerbitkan Surat Keputusan pembentukan Pokdarwis. Setelah itu, pelatihan manajemen kelompok, promosi digital, dan pelatihan pengelolaan destinasi akan segera bergulir. Evaluasi dampak pun dijadwalkan untuk memantau perkembangan dari sisi pengelolaan dan tingkat kunjungan wisatawan.
Tahun 2024, sekitar 10 Pokdarwis telah mengikuti pelatihan dan sertifikasi, termasuk untuk sektor diving. Program serupa terus diperluas karena terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas kelompok lokal di berbagai desa.
Praktik terbaik juga sudah ada: Pokdarwis Bekayuh Baumbai, Desa Pela, meraih penghargaan sebagai penyelamat lingkungan atas pelestarian pesut Mahakam. Desa tersebut bahkan masuk lima besar Nasional Lomba Desa Wisata Nusantara 2024. Ketua Pokdarwis mereka juga mendapat apresiasi sebagai Pelopor Inspiratif Nasional.
Potensi wisata alam seperti Gua Binuang di Desa Sanggulan juga mulai digarap oleh Pokdarwis setempat, menunjukkan keragaman destinasi yang bisa ditawarkan di Kukar. Festival budaya lokal, seperti Ambalat Festival oleh Pokdarwis Ambalat di Samboja, juga menjadi contoh sinergi antara budaya dan pariwisata desa.
Data SAKTI (Sistem Administrasi Kepariwisataan Kukar) mencatat potensi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan yang dapat dimaksimalkan melalui keberadaan Pokdarwis aktif di desa-desa yang memiliki keunikannya masing-masing.
Dengan dukungan pelatihan berkelanjutan dan kebijakan yang menyokong, Dispar Kukar berharap Pokdarwis benar-benar menjadi motor penggerak pariwisata desa. Tujuan akhir adalah desa budaya dan wisata yang mandiri serta memberikan manfaat ekonomi nyata kepada masyarakat lokal.
(Adv/DiskominfoKukar)


