Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Camat Muara Kaman, Barliang, mengumumkan keberhasilan pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa kecamatannya. Desa Rantau Hempang menandai penyelesaian inisiatif ini ketika resmi menjadi yang terakhir membentuk koperasi pada Rabu, 28 Mei 2025. Sekarang, seluruh 20 desa di wilayah itu telah memiliki koperasi desa yang sah dan terstruktur secara resmi.
Barliang menyambut baik pencapaian ini dan menekankan pentingnya pengelolaan koperasi yang profesional dan terbuka. Ia berharap koperasi tidak hanya menjadi simbol administratif, tapi pula instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat yang nyata. “Koperasi ini harus bermanfaat langsung untuk masyarakat, bukan sekadar formalitas,” tegasnya.
Gerakan pembentukan koperasi ini merupakan bagian dari upaya luas Kukar untuk memperkuat ekonomi lokal sesuai arahan Gubernur Kaltim, dan merupakan bagian dari percepatan pembentukan koperasi di seluruh desa dan kelurahan. Hingga awal Juni, desa dan kelurahan di Kukar sudah mencapai 100 persen pembentukan koperasi Merah Putih.
Menurut data DPMD Kukar, hingga awal Juni pembentukan koperasi Merah Putih telah mencapai 237 desa dan kelurahan yang terdokumentasi dan terproses pendiriannya. Selain itu, di tingkat provinsi tercatat 841 koperasi Merah Putih sudah terbentuk dan siap beroperasi. Wakil Gubernur Kaltim menyatakan bahwa kini tinggal tahap penerapan dan optimalisasi peran koperasi dalam pelayanan rakyat, seperti distribusi sembako, LPG, dan pupuk subsidi.
Koperasi Merah Putih dirancang sebagai solusi ekonomi desa yang beragam fungsinya. Bukan hanya jual beli, tapi juga sebagai pusat layanan logistik lokal, apotek koperasi, warung kebutuhan pokok, hingga gudang pangan desa. Model ini telah diterapkan di Desa Ponoragan sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi desa.
Barliang optimistis koperasi Merah Putih akan mendukung kemandirian desa jika dikelola dengan baik, dan menjadi sarana warga untuk mengembangkan usaha bersama serta memperkuat solidaritas sosial. Dengan sinergi lintas sektor dan dukungan pemerintah, koperasi ini bukan hanya kelembagaan ekonomi, tapi juga fondasi kemakmuran masyarakat desa.
(Adv/DiskominfoKukar)


