Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menetapkan target ambisius dalam pengembangan SDM lima tahun ke depan melalui Penyusunan Rencana Tenaga Kerja Daerah (RTKD) 2025-2029. Salah satu program prioritasnya adalah beasiswa tematik yang dirancang untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja secara terencana dan terukur.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menyampaikan bahwa sedikitnya 7.500 pelajar dan mahasiswa akan menjadi penerima manfaat program ini hingga 2029. Beasiswa akan menyasar bidang strategis seperti kesehatan, pendidikan, peternakan, teknologi informasi, dan pariwisata. “Kita ingin menghindari mismatch antara latar belakang pendidikan dan kebutuhan riil lapangan,” ujarnya.
Pemkab Kukar telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi nasional, di antaranya Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Padjadjaran, dan Telkom University. Menurut Sunggono, prestasi akademik pelajar Kukar telah memenuhi standar nasional. “Anak-anak Kukar punya potensi luar biasa, terbukti dari nilai tes tinggi yang memenuhi kriteria nasional,” katanya.
Berdasarkan data bappeda.kukarkab.go.id, sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama pengembangan SDM. Proyeksi kebutuhan dokter spesialis, dokter gigi, dan tenaga teknis kesehatan telah dihitung secara detail untuk mendukung pembangunan fasilitas seperti rumah sakit dan puskesmas. Strategi ini diharapkan mampu menjamin ketersediaan layanan kesehatan berkualitas di seluruh wilayah Kukar.
Selain kesehatan, Pemkab juga menyiapkan skenario pengembangan tenaga kerja di sektor lain yang memiliki potensi besar, termasuk industri pengolahan dan pariwisata. Menurut disnakertrans.kukarkab.go.id, tingkat partisipasi angkatan kerja Kukar pada 2023 mencapai 70,12 persen, lebih tinggi dari rata-rata Kalimantan Timur yang berada di angka 68 persen.
Sunggono menegaskan bahwa seluruh rencana ini harus sinkron dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045. Integrasi ini penting agar arah pengembangan SDM sejalan dengan visi besar “Kukar Emas 2045” yang menargetkan daya saing global.
Program beasiswa tematik juga menjadi instrumen strategis untuk memperkuat daya saing tenaga kerja lokal di era digital. Dengan dukungan pendidikan tinggi berkualitas, lulusan diharapkan siap beradaptasi dengan perubahan teknologi dan kebutuhan industri masa depan.
Penyusunan RTKD 2025-2029 menjadi tonggak penting dalam memastikan setiap investasi di bidang pendidikan berkontribusi langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah optimistis, melalui langkah ini, Kutai Kartanegara dapat mencetak generasi muda yang kompeten dan siap memimpin pembangunan di berbagai sektor.
(Adv/DiskominfoKukar)



