Distriknews.co, Tenggarong – Kabupaten Kutai Kartanegara telah memilih satu kecamatan sebagai pilot project pelaksanaan Jurnal Nilai Tanah (JNT). Pengumuman ini dibacakan oleh Sekda Kukar, Sunggono, dalam rapat resmi bersama BPN. Ia menyatakan, “Alhamdulillah, hari ini kita telah menetapkan satu kecamatan sebagai Jurnal Nilai Tanah.”
Program ini dilatarbelakangi oleh praktik penilaian tanah yang selama ini menyamaratakan harga antara lahan strategis dan lahan tanpa akses. Melalui JNT, disepakati adanya penentuan harga yang lebih adil berdasarkan kondisi riil. Survei lapangan oleh tim BPN dan Pemda pun telah dilakukan agar penilaian semakin presisi.
Diharapkan, JNT tidak berhenti pada satu area. “Kami berharap program ini bisa dilanjutkan hingga seluruh wilayah di Kukar memiliki penetapan nilai tanah yang menyeluruh,” ungkap Sunggono optimis. Langkah ini dirancang sebagai strategi jangka panjang dalam reformasi sistem pertanahan.
JNT juga memiliki implikasi signifikan terhadap penerimaan daerah. “Ketika nilai tanah sudah ditetapkan, maka akan ada pengaruh terhadap Pajak Bumi dan Bangunan, transaksi jual beli tanah, serta potensi penerimaan dari pajak lainnya,” jelas Sunggono. Ini membuka peluang fiskal secara lebih akurat dan transparan.
Pendekatan ini bukan sekadar administratif—melainkan bagian dari reformasi fiskal daerah. Dengan data nilai tanah yang valid, pemerintah bisa menyusun anggaran dengan lebih bertanggung jawab dan optimal. JNT disebutnya sebagai program unggulan dalam reformasi agraria lokal.
Lebih jauh, Jurnal Nilai Tanah diharapkan menjadi alat integrasi data pertanahan dan kebijakan fiskal. Dengan demikian, transparansi dan pengawasan—termasuk oleh lembaga seperti KPK—dapat terjamin. Kukar pun bermimpi menjadi contoh daerah yang kelola tanah dengan standar data dan akuntabilitas tinggi.
Langkah progresif ini menunjukkan komitmen Kukar dalam membangun tata kelola pertanahan modern. Dengan dukungan BPN dan sinergi baik antar lembaga, realisasi penetapan nilai tanah yang adil dan akurat pun diharapkan terwujud dalam waktu dekat.
(Adv/DiskominfoKukar)


