Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat upaya membangun budaya literasi di sekolah. Fokus program diarahkan pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan target meningkatkan minat baca dan keterampilan numerasi siswa.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, menjelaskan bahwa gerakan literasi sudah berjalan sejak 2022. Program ini sejalan dengan implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung.
“Sejak 2023 hingga 2024, kami telah menyalurkan sekitar 1.200 eksemplar buku literasi dan numerasi ke SMP di Kukar. Harapannya, siswa dan guru lebih mudah mengakses bahan bacaan bermutu,” kata Emy.
Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah gerakan membaca 15 menit sebelum pelajaran dimulai. Seluruh siswa dan guru diwajibkan ikut serta. Selain membaca, siswa juga mencatat ringkasan bacaan dalam jurnal literasi untuk mengukur pemahaman mereka.
Selain itu, Disdikbud Kukar mengaitkan literasi dengan penguatan karakter melalui Gerakan Etam Mengaji. Kolaborasi ini diyakini mampu menanamkan nilai keislaman sekaligus meningkatkan daya nalar siswa. “Literasi tidak hanya soal membaca, tapi juga membentuk pola pikir kritis dan karakter positif,” ujarnya.
Berbagai kompetisi juga rutin digelar untuk mendorong minat pelajar. Kegiatan seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), hingga lomba menulis menjadi wadah pengembangan bakat. Pemenang lomba diberi penghargaan berupa uang pembinaan, perlengkapan sekolah, hingga sepeda.
Menurut data Badan Pusat Statistik Kukar, angka partisipasi sekolah pada tingkat SMP di Kukar mencapai lebih dari 80 persen pada 2023. Fakta ini memperkuat pentingnya program literasi agar kualitas pendidikan selaras dengan kuantitas peserta didik.
Ke depan, Disdikbud berkomitmen memperluas keterlibatan guru, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung gerakan literasi. “Kami ingin generasi muda Kukar tumbuh sebagai pribadi yang gemar membaca, kritis, dan berkarakter,” tutup Emy.
(Adv/DiskominfoKukar)



