Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, kembali mencatat prestasi di bidang kesehatan masyarakat. Posyandu Dahlia berhasil meraih juara pertama dalam ajang Gebyar Posyandu Tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2025 pada kategori Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP).
Sekretaris Desa Jembayan, Jamli, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, kemenangan ini merupakan hasil kolaborasi pemerintah desa, kader posyandu, dan masyarakat yang aktif mendukung program kesehatan. “Alhamdulillah, kami berhasil meraih juara satu tingkat provinsi. Semua ini berkat kerja keras dan komitmen bersama,” ucap Jamli, Rabu 4 Juni 2025.
Posyandu ILP dinilai sebagai wadah yang mampu mengintegrasikan berbagai layanan kesehatan dasar. Melalui inovasi kader, masyarakat mendapat pelayanan lebih terjangkau dan efektif. Hal ini selaras dengan arahan Dinas Kesehatan Kukar yang menekankan pentingnya posyandu sebagai garda terdepan pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan ibu serta anak.
Berdasarkan data dari situs resmi Dinas Kesehatan Kutai Kartanegara, tercatat lebih dari 1.000 posyandu aktif tersebar di berbagai desa. Program ini mendukung target nasional penurunan prevalensi stunting hingga 14 persen pada 2024. Desa Jembayan menjadi salah satu contoh daerah yang konsisten menjalankan program tersebut dengan hasil signifikan.
Jamli menambahkan, di Desa Jembayan terdapat delapan posyandu aktif. Setiap posyandu tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga menjalankan program pemberian makanan tambahan bergizi, seperti susu dan vitamin, bagi anak-anak yang terindikasi stunting.
“Jumlah anak stunting di desa kami terus menurun. Saat ini tersisa 11 anak yang masih dalam pendampingan. Pemerintah desa berkomitmen melakukan pemantauan rutin dan memberikan asupan gizi tambahan secara konsisten,” tegasnya.
Selain fokus pada gizi anak, Posyandu Dahlia juga menjalankan kegiatan edukasi kesehatan, imunisasi, serta pembinaan keluarga. Kegiatan ini sejalan dengan program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di tingkat desa yang turut mendukung pola hidup bersih dan sehat.
Keberhasilan Desa Jembayan menunjukkan bahwa partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan layanan kesehatan primer. Kader posyandu yang terlatih serta dukungan penuh dari pemerintah desa mampu menciptakan perubahan nyata dalam peningkatan kualitas hidup warga.
Dengan prestasi ini, Desa Jembayan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa lain di Kutai Kartanegara. Pemerintah daerah pun terus mendorong penguatan posyandu agar menjadi pusat layanan kesehatan keluarga yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
(Adv/DPMD/Kukar)


