Kendala Terselesaikan, KMP Kecamatan Marangkayu Sudah Bisa Beroperasi Kuat

redaksi

Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) terus mendorong penguatan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi lokal.

Kepala DPMD Kukar, Arianto, menegaskan hal ini saat Rapat Koordinasi dan Evaluasi di ruang rapat Dinas Koperasi dan UMKM pada Selasa (10/06). Ia menyebutkan fokus utama adalah memastikan koperasi berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa dan kelurahan.

“Hari ini kita bahas strategi memperkuat Koperasi Merah Putih agar bisa beroperasi efektif di seluruh Kukar,” ujar Arianto. Ia menambahkan, saat ini terdapat 237 koperasi, dengan 61 di antaranya sudah memiliki SK dan akta notaris, sedangkan sisanya sedang dipercepat proses legalisasinya.

Dalam rapat, Arianto menyoroti kendala administratif di tiga desa di Kecamatan Marangkayu: Prangkat Selatan, Perangkat Baru, dan Sebuntal. Masalah tersebut telah terselesaikan dan ketiganya kini resmi terdaftar sebagai koperasi aktif.

Rakor menghadirkan OPD terkait, camat, kepala desa/lurah, dan pengurus koperasi untuk menyelaraskan peran semua pihak. Arianto menekankan bahwa koperasi harus aktif menjalankan usaha setelah memperoleh legalitas dan tidak menunggu kebijakan pusat.

Koperasi Merah Putih juga diharapkan bersinergi dengan BUMDes. Menurut data resmi Pemkab Kukar, sebanyak 85 BUMDes telah aktif beroperasi, namun masih ada desa yang unit usahanya belum maksimal. Dalam kondisi tersebut, koperasi bisa menjadi alternatif penggerak ekonomi lokal.

Dukungan kepala desa dan kecamatan menjadi kunci keberhasilan. Arianto menekankan bahwa pelatihan pengurus koperasi perlu dianggarkan dalam APBDes untuk memastikan manajemen berjalan profesional. Ia juga menegaskan perlunya koordinasi rutin agar program koperasi tepat sasaran.

Dengan koperasi yang profesional, Arianto berharap pertumbuhan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan meningkat serta mendorong kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan. Program ini juga sejalan dengan visi Pemkab Kukar untuk mendorong desa menjadi penggerak pembangunan lokal.

Rakor dihadiri Bupati Kukar Edi Damansyah, Sekda Sunggono, jajaran OPD terkait, camat, serta kepala desa secara langsung maupun daring.

(Adv/DPMD/Kukar)

Baca juga

Bagikan:

Tags