Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Kecamatan Muara Muntai resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 pada 2026. Keputusan ini diambil melalui rapat koordinasi dan evaluasi yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Sabtu (31/5), di Kecamatan Muara Badak.
Kepala DPMD Kukar, Arianto, menjelaskan forum tersebut melibatkan Tim Penggerak PKK Kabupaten serta pengurus PKK dari seluruh kecamatan se-Kukar. Agenda rapat mencakup evaluasi program kerja PKK setahun terakhir, pengelolaan pembiayaan, serta persiapan kegiatan HKG ke depan.
“Forum sepakat memilih Muara Muntai sebagai tuan rumah HKG 2026, sesuai prinsip rotasi antarwilayah yang kami jalankan,” jelas Arianto. Ia menambahkan, setelah HKG 2023 di Kota Bangun, 2024 di Tenggarong Seberang, dan 2025 di Muara Badak, maka tahun 2026 kembali digilir ke wilayah hulu.
Penunjukan Muara Muntai diumumkan langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kukar, Maslianawati Edi Damansyah, sebagai bentuk pemerataan kesempatan bagi seluruh kecamatan. Camat Muara Muntai, Mulyadi, menyatakan kesiapan menyambut amanah ini. Ia mengakui infrastruktur menjadi tantangan, namun optimistis dengan dukungan masyarakat.
“Kami siap menjalankan kepercayaan ini, meski akses jembatan dan transportasi antar desa masih perlu perhatian. Semangat masyarakat akan menjadi modal penting,” ujar Mulyadi.
Dari 13 desa di Muara Muntai, empat desa yang berada dalam satu hamparan wilayah akan menjadi pusat kegiatan HKG, meliputi pameran UMKM, lomba, hingga pertunjukan seni dan budaya. Kegiatan ini diharapkan mendorong pemberdayaan masyarakat lokal dan kolaborasi antar desa.
Mulyadi menekankan HKG PKK ke-54 bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum strategis untuk menguatkan solidaritas, memberdayakan kelompok pemuda, organisasi perempuan, dan tokoh adat. Dukungan pemerintah daerah juga menjadi kunci keberhasilan acara.
Dengan koordinasi matang dan semangat gotong royong warga, HKG PKK 2026 di Muara Muntai diharapkan menjadi ajang meriah yang memberikan manfaat luas, meningkatkan peran keluarga, dan mendorong pembangunan desa di wilayah hulu Kukar.
(Adv/DPMD/Kukar)



