Eroh Bebaya 2025 Promosikan Budaya Kutai di Yogyakarta

redaksi

ist.

Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali mempersiapkan penyelenggaraan event budaya unggulan Eroh Bebaya ke-7. Agenda rutin tahunan ini bertujuan memperkenalkan seni, adat, dan budaya Kutai ke publik luar daerah. Untuk tahun 2025, acara dijadwalkan berlangsung pada 28 Juni di Monumen SO 1 Maret, Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta.

Plt. Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Akhmad, menyampaikan bahwa tahap persiapan telah memasuki finalisasi konsep kegiatan. Koordinasi dilakukan langsung dengan Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta dan melibatkan mahasiswa Kukar yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Kukar (IPM Kukar) di Yogyakarta.

Ivan menekankan pentingnya perizinan dan pemilihan lokasi. Awalnya kegiatan direncanakan di kawasan Titik Nol, namun karena sedang dalam perbaikan, lokasi digeser ke Museum Benteng Vredeburg. Meskipun demikian, pihak Dispar Kukar optimistis acara tetap meriah dan menarik perhatian masyarakat setempat.

Kolaborasi antar OPD juga menjadi fokus. Dispar Kukar menggandeng Disdik, Diskopum, dan Dispora Kukar untuk mendukung jalannya acara. Talent yang tampil berasal dari Kutai Kartanegara dan mahasiswa yang berdomisili di Yogyakarta, sehingga pertunjukan tetap beragam dan representatif.

Event Eroh Bebaya tidak hanya menampilkan seni, tetapi juga memberi ruang bagi UMKM Kukar untuk mempromosikan produk lokal. Menurut data dari website resmi Pemerintah Kutai Kartanegara, partisipasi UMKM dalam kegiatan budaya terbukti meningkatkan penjualan hingga 20 persen selama event serupa sebelumnya.

Selain itu, Yogyakarta sebagai kota kreatif memberikan kesempatan promosi budaya yang luas. Ruang publik seperti Museum Benteng Vredeburg menjadi titik strategis untuk menarik pengunjung dan memperkenalkan kekayaan budaya Kutai secara maksimal.

Ivan berharap Eroh Bebaya 2025 mampu membangun citra positif Kukar melalui diplomasi budaya. Acara ini diharapkan menjadi platform untuk mempererat interaksi budaya antara warga Kutai dengan masyarakat Yogyakarta, sekaligus meningkatkan kesadaran wisatawan akan keunikan tradisi Kutai.

Dengan persiapan matang, dukungan OPD, dan kolaborasi dengan mahasiswa di Yogyakarta, Eroh Bebaya 2025 diyakini akan menjadi pertunjukan seni dan budaya yang lebih variatif, atraktif, dan berdampak positif bagi promosi pariwisata Kutai Kartanegara.

(Adv/Disparkukar)

Baca juga

Bagikan:

Apa yang Anda cari?