Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar pengukuhan Ketua Tim Penggerak PKK periode 2025-2030 dan pelantikan Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan se-Kukar. Acara berlangsung di Pendopo Bupati Kukar pada Sabtu (23/8/2025) dengan suasana khidmat dan dihadiri sekitar 200 undangan dari berbagai unsur pemerintah serta masyarakat.
Bupati Kukar, dr. Aulia Rahman Basri, M.Kes, menegaskan bahwa PKK dan Posyandu menjadi garda terdepan dalam pembangunan keluarga. Menurutnya, peran dua lembaga ini sangat vital dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di tingkat desa. “Gerakan PKK terbukti menjadi motor pemberdayaan keluarga melalui 10 program pokoknya. Posyandu hadir sebagai ujung tombak layanan kesehatan dasar, terutama bagi ibu dan anak,” ujarnya.
Ketua TP PKK Kukar, Andi Deezca Pravidhia Aulia, juga hadir dalam acara tersebut bersama para camat, kepala OPD, hingga pengurus Posyandu dari seluruh kecamatan. Ia menyampaikan komitmen untuk memperkuat program PKK agar lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat desa. Struktur kepengurusan baru diharapkan membawa energi segar dan mampu melahirkan inovasi yang bermanfaat.
Pemerintah Kukar menekankan pentingnya peran Posyandu dalam mencegah stunting dan gizi buruk. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kukar tahun 2024, angka prevalensi stunting turun menjadi 14,3 persen dari sebelumnya 21 persen pada 2021. Hal ini menjadi bukti bahwa layanan kesehatan berbasis desa melalui Posyandu memberi dampak nyata.
Selain itu, Pemkab Kukar terus mendorong desa-desa untuk mengoptimalkan Posyandu sebagai pusat layanan kesehatan berbasis gotong royong. Kegiatan rutin seperti imunisasi, penimbangan balita, penyuluhan gizi, hingga pelayanan untuk ibu hamil menjadi fokus utama. Menurut situs resmi Pemerintah Kukar, terdapat lebih dari 1.200 Posyandu aktif yang tersebar di 18 kecamatan.
Bupati Aulia menambahkan bahwa keberhasilan program PKK dan Posyandu akan sangat ditentukan oleh sinergi antar pemerintah desa, kelurahan, dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya kerja kolektif untuk mewujudkan visi “Kukar Idaman” yang berorientasi pada pembangunan berkeadilan dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, para Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan yang baru dilantik menyatakan kesiapan untuk memperkuat koordinasi dengan desa-desa. Mereka menargetkan peningkatan layanan dasar, terutama pada wilayah terpencil agar manfaatnya lebih merata.
Acara pengukuhan ini diharapkan menjadi momentum baru bagi gerakan PKK dan Posyandu di Kukar. Melalui penguatan peran desa, kedua lembaga ini diyakini mampu semakin dekat dengan masyarakat serta berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan keluarga di seluruh wilayah.
(Adv/DPMD/Kukar)



