Desa Liang Dorong UMKM Lewat Event Jembatan Martadipura

redaksi

Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Pemerintah Desa Liang terus memacu pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan memanfaatkan potensi kawasan sekitar Jembatan Martadipura. Meski saat ini belum ada kawasan UMKM yang terpusat, aktivitas ekonomi warga sudah terlihat berkembang melalui berbagai event olahraga dan sosial yang digelar di lokasi tersebut.

Kepala Desa Liang, Rodiani, menyampaikan bahwa kegiatan masyarakat di sekitar jembatan memberi peluang nyata bagi pelaku usaha kecil. “Event-event yang ada cukup menghidupkan UMKM. Warga bisa berjualan makanan dan minuman saat kegiatan berlangsung, sehingga penghasilannya ikut terbantu,” ujarnya pada Senin (08/09/2025).

Ia menjelaskan, antusiasme warga membuka usaha setiap ada event sangat tinggi. Kondisi ini menunjukkan kawasan sekitar Jembatan Martadipura memiliki potensi besar sebagai pusat kegiatan ekonomi, bahkan berpeluang menjadi destinasi wisata kuliner.

Menurut laman resmi Dinas Koperasi dan UKM Kutai Kartanegara, UMKM menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Tahun 2024 tercatat lebih dari 50 ribu UMKM tersebar di Kukar, dengan kontribusi signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja dan perputaran ekonomi lokal. Hal ini sejalan dengan arah kebijakan desa yang mendorong kemandirian ekonomi melalui pemberdayaan warga.

Rodiani menambahkan, pemerintah desa saat ini tengah merancang konsep kawasan UMKM agar lebih tertata. Pusat kegiatan yang terintegrasi diyakini dapat memperkuat branding produk lokal sekaligus menjadi daya tarik pengunjung dari luar daerah.

“Harapan kami, kawasan UMKM di sekitar Jembatan Martadipura bisa berkembang menjadi destinasi kuliner yang khas, sambil tetap memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,” katanya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam RPJMD 2021-2026 juga menargetkan penguatan ekonomi berbasis desa. Desa Liang dinilai berperan penting dengan posisinya yang strategis dan dekat dengan salah satu ikon daerah, Jembatan Martadipura.

Dengan dukungan event rutin, rencana kawasan terpusat, dan potensi wisata kuliner, Desa Liang optimistis bisa melahirkan ekosistem UMKM yang kuat. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan warga sekaligus memperkuat identitas desa sebagai pusat kegiatan ekonomi kreatif.

(Adv/DPMD/Kukar)

Baca juga

Bagikan:

Tags