Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Desa Kota Bangun III menegaskan pembangunan infrastruktur sebagai fokus utama pada 2025. Kepala Desa Lilik Hendrawanto menyebut semenisasi jalan menjadi usulan paling mendesak dari masyarakat, Jumat (19/09/2025).
“Kalau untuk infrastruktur yang paling urgent, tetap lanjutan semenisasi jalan desa. Banyak jalan penghubung di RT dan dusun belum tersentuh, itu prioritas masyarakat,” ujar Lilik. Jalan poros utama desa sudah tersemenisasi, namun jalan internal masih memerlukan perhatian.
Pembangunan jalan diyakini akan memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung distribusi hasil pertanian. Menurut data Bappeda Kutai Kartanegara, desa dengan infrastruktur jalan yang baik memiliki efisiensi transportasi hingga 25 persen lebih tinggi dibanding desa yang akses jalannya terbatas.
Selain infrastruktur, sektor pariwisata juga menjadi perhatian. Danau Kumbara kini menjadi ikon wisata desa. Lahan eks tambang PT Gemida diserahkan ke desa dan dikelola sebagai destinasi wisata, dengan SOP keamanan dan tata kelola agar nyaman dikunjungi.
“Karena aset sudah diserahkan ke desa, tanggung jawabnya jadi milik kami. Alhamdulillah sekarang Danau Kumbara sudah lebih tertata dan aman untuk pengunjung,” jelas Lilik. Kawasan ini diharapkan dapat menjadi sumber ekonomi baru bagi warga sekitar.
Tahun ini, pemerintah desa merencanakan pembangunan sekretariat pengelola pariwisata. Pembangunan titian di sekitar danau juga diteruskan untuk memudahkan akses pengunjung sekaligus meningkatkan daya tarik lokasi.
Masyarakat diajak terlibat aktif dalam pengelolaan wisata. Partisipasi warga dipandang penting agar Danau Kumbara tidak hanya menjadi ikon, tetapi juga pusat kegiatan ekonomi yang memberi manfaat luas.
Lilik menekankan bahwa pembenahan berkelanjutan antara infrastruktur dan wisata akan memperkuat ekonomi lokal. Desa optimis dengan kolaborasi semua pihak, manfaat wisata akan lebih maksimal.
“Harapan kami, Danau Kumbara bukan hanya kebanggaan desa, tapi juga pusat kegiatan ekonomi dan wisata yang membawa kesejahteraan masyarakat Kota Bangun III,” pungkasnya.
(Adv/DPMD/Kukar)



