Distriknews.co, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan anggaran program RT-Ku Terbaik tetap dialokasikan sebesar Rp100 juta di setiap kecamatan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, mengatakan anggaran tersebut masih tersedia di kecamatan. Namun, pihaknya belum mengetahui secara pasti total anggaran yang telah terserap hingga saat ini.
“Untuk program RT-Ku Terbaik, anggaran yang tersedia sebesar Rp100 juta di kecamatan. Saat ini, saya belum mengetahui secara pasti total anggaran yang sudah terserap,” kata Arianto, Jumat (18/9/2026).
Meski demikian, berdasarkan laporan yang diterima DPMD Kukar, anggaran tersebut telah digunakan camat untuk membayarkan insentif pengurus RT.
“Namun, berdasarkan laporan yang kami terima, anggaran tersebut sudah digunakan oleh camat untuk membayar insentif RT,” ujarnya.
Arianto menjelaskan, pengurus RT yang terdiri dari ketua, sekretaris, dan bendahara telah menerima insentif selama tujuh bulan, terhitung sejak Januari hingga Agustus.
“Artinya, pengurus yang terdiri dari ketua, sekretaris, dan bendahara sudah menerima insentif selama tujuh bulan, mulai Januari hingga Agustus,” jelasnya.
Sementara itu, sisa anggaran program RT-Ku Terbaik direncanakan akan digunakan pada Oktober mendatang. DPMD Kukar berharap sisa anggaran tersebut dapat diarahkan untuk mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat.
“Sementara itu, sisa anggaran nantinya akan kami rencanakan untuk digunakan pada Oktober. Mudah-mudahan bisa dialokasikan untuk program-program pemberdayaan masyarakat,” tutur Arianto.
Terkait kemungkinan adanya pengurangan anggaran, Arianto menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada perubahan terhadap besaran anggaran program RT-Ku Terbaik.
“Sampai saat ini tidak ada pengurangan. Anggaran sebesar Rp100 juta masih tetap dianggarkan di kecamatan,” pungkasnya.
Reporter: Muhammad Zailany


