Distriknews.co, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berencana mempercepat pembukaan pendaftaran beasiswa Kukar Idaman Terbaik pada 2027. Jika pada tahun ini pendaftaran berlangsung pada April hingga Juni, tahun depan pemerintah daerah menargetkan proses tersebut dapat dimulai sekitar Maret.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kukar, Fathul Alamin, mengatakan perubahan jadwal tersebut merupakan bagian dari evaluasi pelaksanaan beasiswa pada 2026. Salah satu pertimbangannya adalah banyak mahasiswa yang telah terdaftar dalam program Gratispol Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ketika pendaftaran beasiswa daerah dibuka.
“Untuk tahun depan kita akan buka pendaftaran lebih cepat lebih dahulu dibanding Gratispol. Sehingga semua teman-teman punya kesempatan untuk daftar di kita dulu,” kata Fathul, Senin (12/10/2026).
Ia menjelaskan, pendaftaran beasiswa Kukar Idaman Terbaik untuk 2026 telah ditutup. Pemerintah daerah tidak lagi membuka gelombang tambahan pada tahun berjalan dan kini mempersiapkan pelaksanaan program berikutnya.
Terkait kuota, Fathul menyebut pemerintah daerah berencana mempertahankan jumlah yang sama seperti tahun ini. Menurutnya, jumlah penerima yang ditetapkan pada 2026 justru masih berada di bawah kuota yang tersedia.
Hal itu dipengaruhi beberapa faktor, mulai dari mahasiswa yang telah terdaftar dalam program Gratispol hingga calon penerima yang tidak memenuhi persyaratan. Karena itu, evaluasi pemerintah daerah lebih diarahkan pada waktu pendaftaran dan ketelitian calon peserta dalam melengkapi persyaratan.
“Evaluasi kita pertama untuk kuota kita tetap akan pertahankan dengan kuota yang sama tahun ini. Dan harapan kami kepada teman-teman siswa maupun mahasiswa yang ingin mendaftar tahun depan, diharapkan dapat lebih saksama memperhatikan syarat dan ketentuan agar tidak terjadi kegagalan administrasi,” ujarnya.
Di sisi penyaluran, beasiswa stimulan untuk jenjang SMA, S1, dan kategori prestasi di pondok pesantren telah disalurkan. Jumlah penerima beasiswa stimulan tercatat sekitar 1.900 orang, sedangkan beasiswa santri menjangkau sekitar 2.000 orang.
Adapun beasiswa tematik telah mencatat 38 penerima hingga pleno terakhir. Untuk kategori tematik kesehatan, Bagian Kesra Kukar telah melakukan verifikasi bersama Dinas Kesehatan dan akan segera menetapkan penerima berikutnya.
Meski sebagian besar bantuan telah tersalurkan, terdapat 91 penerima beasiswa stimulan tingkat SMA dan S1 yang mengalami kendala pencairan. Fathul menyebut masalah tersebut disebabkan rekening yang didaftarkan saat pendaftaran sudah tidak aktif sehingga Bankaltimtara tidak dapat memproses transfer.
Bagian Kesra kemudian mengumumkan agar para penerima tersebut segera membuat rekening baru dan melaporkannya. Setelah pengumuman disampaikan, jumlah penerima yang belum melapor terus berkurang dan kini tersisa tiga orang.
“Jadi 91 orang tadi yang gagal, silakan langsung kita umumkan kemarin untuk buat rekening baru, lapor kepada kami, nanti akan kita salurkan ke rekening yang barunya,” jelas Fathul.
Pemerintah daerah berharap kendala administrasi seperti rekening tidak aktif dapat segera diselesaikan agar bantuan yang telah ditetapkan bisa diterima oleh penerima yang berhak. Calon pendaftar pada periode berikutnya juga diharapkan memastikan seluruh dokumen dan informasi rekening sesuai ketentuan.
Fathul berpesan agar para penerima beasiswa terus menjaga prestasi dan memanfaatkan bantuan untuk mendukung pendidikan mereka. Ia menegaskan program tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya kuliah mahasiswa.
“Pesan kami, pertahankan prestasi. Harapannya, program Kukar Idaman Terbaik ini menjadi bukti kepedulian pemerintah daerah untuk membantu teman-teman mahasiswa agar tidak lagi pusing memikirkan biaya kuliah. Cukup kuliah dengan baik, sementara untuk biaya, biar Pemda yang membantu mencarikan solusinya,” tutupnya. (Adv)
Reporter: Muhammad Zailany | Penyunting: Wanda Iqwatul Q.


