Binlat Bintang Pengabdian Kukar Resmi Dibuka, Siapkan Putra-Putri Daerah Masuk TNI, Polri, dan Sekolah Kedinasan

redaksi

Distriknews.co Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara resmi membuka kegiatan Bimbingan dan Pelatihan (Binlat) Bintang Pengabdian bagi siswa-siswi Kukar, yang digelar di Aula Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar, Rabu (21/1/2026). Program ini menjadi salah satu upaya strategis pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang siap bersaing masuk TNI, Polri, serta sekolah kedinasan.

Pembukaan kegiatan tersebut dihadiri Asisten III Sekretariat Kabupaten Kutai Kartanegara Dafip Haryanto, Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni, jajaran TNI-Polri, serta para peserta Binlat dari berbagai kecamatan di Kukar. Binlat Bintang Pengabdian merupakan program tahunan yang konsisten dilaksanakan Pemkab Kukar sebagai bagian dari program siap kerja daerah.

Asisten III Dafip Haryanto mengatakan, kegiatan ini telah menunjukkan hasil nyata dari tahun ke tahun.

“Tentunya kita berharap kegiatan ini bisa diikuti secara maksimal oleh para peserta karena ini sudah kita lakukan setiap tahun. Kita sudah melihat hasilnya dari alumni-alumni yang telah lolos seleksi TNI, Polri, maupun sekolah kedinasan,” ujarnya.

Menurut Dafip, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran yang besar untuk mendukung peningkatan kualitas SDM generasi muda Kukar. Ia menegaskan bahwa pembiayaan tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal oleh para peserta.

“Ini adalah bentuk fasilitasi dan motivasi dari pemerintah daerah agar putra-putri Kukar benar-benar siap dan mampu mengisi kuota seleksi yang tersedia,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa proses seleksi peserta dilakukan secara ketat sejak awal. Dari sekitar 600 pendaftar, hanya 299 peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan fisik awal.

“Seleksi ini penting agar anggaran yang dikeluarkan benar-benar membiayai peserta yang potensial untuk lolos. Kalau syarat dasar seperti tinggi badan tidak memenuhi, tentu akan sia-sia,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni menekankan pentingnya peran orang tua dan keluarga dalam mendukung keberhasilan program ini.

“Bagaimanapun semangat anak-anak dan pemerintah daerah, tanpa dukungan orang tua dan keluarga, ini tidak akan berarti. Dukungan keluarga sangat menentukan keberhasilan mereka,” katanya.

Aji Ali juga mengungkapkan bahwa peserta yang mengikuti Binlat tahun ini berjumlah sekitar 239 orang dan telah mewakili sekitar 80 persen kecamatan di Kukar, termasuk wilayah terpencil.

“Ini menunjukkan bahwa keterjangkauan informasi program ini sudah menyentuh masyarakat di daerah jauh. Pendaftaran bahkan ditutup lebih cepat karena animo yang sangat tinggi,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian Binlat dilaksanakan secara gratis selama 10 hari, mulai dari tes akademik, psikologi, hingga kesehatan.

“Tidak ada pungutan biaya. Bahkan peserta akan dikawal hingga proses seleksi di tingkat pusat. Ini untuk menghapus ketakutan masyarakat bahwa masuk TNI, Polri, atau sekolah kedinasan itu mahal,” jelasnya.

Dandim 0906/Kutai Kartanegara Letkol Arm Benny Budiman mengapresiasi penuh program tersebut dan menyebutnya sebagai langkah luar biasa.

“Ini program yang sangat baik dan jarang ada. Pemerintah daerah langsung turun tangan memfasilitasi, mengawal, bahkan menyiapkan homestay. Setahu saya, ini pertama kali di Indonesia,” ujarnya.

Menurut Benny Budiman, program Binlat Bintang Pengabdian akan berdampak jangka panjang bagi daerah.

“Kalau ini dimanfaatkan dengan maksimal, tingkat kelulusan akan semakin besar, pengangguran berkurang, dan ke depan akan ikut membangun perekonomian Kutai Kartanegara,” pungkasnya.(Zy)

Baca juga

Bagikan: