Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Dalam upaya meningkatkan keterampilan masyarakat, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kutai Kartanegara bekerja sama dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kukar mengadakan pelatihan tata boga yang bertujuan membuka peluang usaha baru di sektor kuliner. Pelatihan ini melibatkan peserta dari berbagai latar belakang, dengan 30% di antaranya berasal dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Pelatihan yang berlangsung di Kelurahan Timbau, Kecamatan Timbau, pada Jumat, 6 Desember 2024, diikuti oleh 25 peserta. Program ini bertujuan memberikan keterampilan praktis di bidang kuliner, mulai dari pengolahan bahan makanan, cara penyajian, hingga strategi pemasaran produk.
Kepala Distransnaker Kutai Kartanegara, Muhammad Hatta, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memberdayakan masyarakat rentan. “Kami ingin memberikan akses keterampilan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan agar mereka memiliki peluang untuk meningkatkan taraf hidup,” ujarnya, Kamis (5/12/2024).

Ketua IWAPI Kukar, Fety Puja Amelia, menyampaikan bahwa program ini juga bertujuan untuk mendukung pemberdayaan perempuan dan pengembangan UMKM. “Keterampilan di bidang tata boga dapat membuka peluang usaha baru yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi keluarga,” jelasnya.
Salah satu peserta dari DTKS, Nurhayati, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan ini. “Saya belajar banyak, terutama tentang cara membuat makanan yang menarik dan bernilai jual tinggi. Saya berharap ini menjadi awal usaha kecil-kecilan di rumah,” ungkapnya.
Pelatihan ini mendapat respons positif dari masyarakat dan menjadi salah satu langkah nyata kolaborasi pemerintah dan organisasi untuk memberdayakan masyarakat lokal. Distransnaker dan IWAPI Kukar berharap program ini dapat diperluas ke wilayah lain untuk mencakup lebih banyak peserta.
Melalui pelatihan ini, pemerintah optimistis dapat membantu menciptakan wirausaha baru, mendukung pengurangan angka pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kutai Kartanegara.


