Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Distransnaker) Kutai Kartanegara terus berkomitmen meningkatkan keterampilan masyarakat untuk mendukung kemandirian ekonomi. Salah satu upayanya adalah pelatihan tata boga yang diadakan di Kecamatan Muara Jawa, melibatkan peserta dari berbagai latar belakang, termasuk 30% dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan keterampilan memasak profesional sekaligus memberikan wawasan tentang pemasaran dan pengelolaan usaha. Kepala Bidang Perencanaan dan Penempatan Tenaga Kerja, Syarifah Rosita, menyatakan bahwa program ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada kelompok masyarakat kurang mampu agar dapat meningkatkan taraf hidup melalui usaha mandiri.
“Kami ingin memastikan bahwa pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan baru tetapi juga menjadi jalan bagi peserta untuk memulai bisnis kuliner yang mampu bersaing di pasar,” ujar Rosita, Jumat (29/11/2024).

Materi pelatihan mencakup teori dasar tata boga, praktik pembuatan makanan, strategi pemasaran produk kuliner, serta manajemen usaha kecil. Peserta diharapkan dapat memanfaatkan keterampilan ini untuk menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan.
Kegiatan ini disambut baik oleh peserta, salah satunya Rini (38), yang menyatakan bahwa pelatihan ini sangat membantu dirinya mempersiapkan usaha kuliner. “Saya belajar banyak, mulai dari cara memasak yang benar hingga cara menjual produk. Semoga saya bisa segera membuka usaha sendiri,” katanya.
Distransnaker Kukar berkomitmen untuk terus menyelenggarakan program pelatihan serupa di berbagai wilayah guna mendukung pemberdayaan masyarakat. Melalui pelatihan ini, pemerintah berharap dapat menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera secara ekonomi.


