Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) kembali mengaktifkan ekosistem olahraga dengan menggelar turnamen sepak bola Piala ASKAB 2025. Kompetisi ini menjadi salah satu program strategis untuk menjaring bibit unggul dari tingkat kecamatan.
Turnamen yang berlangsung sejak 26 April 2025 ini diikuti oleh enam kecamatan. Mereka terbagi dalam dua zona kompetisi. Zona satu diikuti tim dari Tenggarong, Loa Kulu, dan Loa Janan yang bertanding di Stadion Rondong Demang. Zona dua melibatkan Sebulu, Tenggarong Seberang, dan Muara Kaman, dengan Lapangan Sutardi Sebulu sebagai tuan rumah.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang hiburan. “Ini bagian dari pembangunan jangka panjang olahraga Kukar. Kami ingin menjadikan sepak bola sebagai identitas daerah dan sumber prestasi,” katanya, Sabtu (10/5/2025).
Menurutnya, kompetisi ini juga menjadi barometer penting dalam mengukur pembinaan olahraga di tingkat bawah. Regenerasi atlet akan terus bergulir jika ada ruang kompetitif yang terstruktur. Ia memastikan setiap bakat muda akan dipantau untuk dibina secara berkelanjutan.
Data dari dispora.kukarkab.go.id menunjukkan bahwa Kukar memiliki lebih dari 150 klub sepak bola aktif di berbagai level usia. Hal ini memperlihatkan potensi besar jika pembinaan dilakukan secara merata dan sistematis. ASKAB PSSI Kukar pun mencatat peningkatan partisipasi turnamen lokal sebesar 30 persen dalam dua tahun terakhir.
Ali menambahkan, antusiasme peserta dan dukungan masyarakat menjadi indikasi bahwa sepak bola masih menjadi olahraga dengan daya tarik tinggi. Ini adalah kekuatan sosial yang perlu dirawat dengan kebijakan terarah.
Dispora Kukar juga akan menggandeng sekolah dan komunitas olahraga untuk memperkuat jalur pembinaan sejak usia dini. “Kita ingin Kukar punya jejak kuat di pentas sepak bola Kalimantan Timur bahkan nasional. Tidak cukup dengan semangat, harus didukung sistem,” tegas Ali.
Turnamen Piala ASKAB ini pun diharapkan menjadi agenda tahunan yang tidak hanya mendorong prestasi, tetapi juga mempererat kohesi sosial antarwilayah. Pemkab Kukar optimistis, investasi pada olahraga hari ini akan melahirkan kebanggaan di masa depan.
(Adv/DiskominfoKukar)


