Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Bupati Edi Damansyah menekankan pentingnya edukasi dini kepada orang tua mengenai potensi stunting. Ia menyatakan banyak orang belum memahami bahwa penundaan pertumbuhan bisa terjadi sebelum anak benar-benar tergolong stunting. “Ada yang belum bisa membedakan antara stunting dan potensi stunting. Potensi ini besar dan perlu ditangani sejak awal,” ujarnya.
Pentingnya Menangani Potensi Stunting
Potensi stunting terjadi ketika pertumbuhan anak melambat karena kekurangan gizi, namun belum memenuhi kriteria diagnostik stunting. Jika tidak ditangani tepat waktu, kondisi ini bisa berkembang jadi stunting dengan dampak jangka panjang pada aktivitas, kecerdasan, dan kualitas hidup anak.
Capaian Posyandu dan Penimbangan Serentak
Pemkab Kukar mencapai hampir 99% partisipasi dalam pengukuran dan penimbangan balita serentak nasional Juni 2024 melalui posyandu. Hanya satu kecamatan belum mencapai target 100. Keberhasilan ini memungkinkan pemerintah memetakan risiko stunting dan langsung merespon kebutuhan intervensi.
Inovasi PMT dan Perbaikan Gizi
Sebagai intervensi konkret, Pemkab meluncurkan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk kelompok balita berisiko. Evaluasi Oktober 2024 menunjukkan peningkatan signifikan dalam pertumbuhan dan status gizi anak-anak. Ini membuktikan bahwa penanganan sejak dini efektif menekan potensi stunting.
Penurunan Stunting yang Signifikan
Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, Kukar berhasil menurunkan angka stunting dari 27,1% di tahun 2022 menjadi 17,6% pada 2023. Angka ini turun lagi ke 14,6% pada 2024, membuktikan efektivitas intervensi yang dilakukan melalui posyandu dan kolaborasi lintas sektor.
Peran Krusial Desa, Kader, dan Orang Tua
Ke depan, Bupati mengajak kepala desa, RT, kader posyandu, dan orang tua untuk aktif di garda terdepan edukasi dan pendampingan gizi anak. Edukasi yang konsisten dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci menjaga anak-anak Kukar tumbuh sehat, cerdas, dan kuat.
Melalui pendekatan preventif, edukatif, dan kolaboratif, Kukar menegaskan komitmennya dalam mendorong generasi muda tumbuh optimal dan siap menghadapi masa depan.
(Adv/DiskominfoKukar)


