Distriknews.co – Mi instan sering disantap bersama beragam lauk dan minuman. Banyak orang memilih kombinasi tanpa mempertimbangkan dampaknya. Padahal, pilihan pendamping bisa memperbesar risiko gangguan kesehatan.
Mi instan terasa gurih dan praktis. Kandungan natrium dan kalorinya cukup tinggi. Masalah muncul saat mi instan dipadukan dengan makanan atau minuman yang sama beratnya bagi tubuh.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut jenis makanan dan minuman yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan mi instan.
- Nasi
Mi instan dan nasi sama sama sumber karbohidrat. Mengonsumsinya sekaligus membuat asupan karbohidrat melonjak. Kebiasaan ini bisa memicu kenaikan berat badan dan gangguan metabolisme. - Kerupuk
Kerupuk umumnya digoreng dan tinggi lemak. Kandungan karbohidratnya juga tidak kecil. Jika dipadukan dengan mi instan, total kalori dan natrium meningkat tajam. Konsumsi berulang berisiko memicu tekanan darah tinggi. - Sosis, bakso, kornet, dan nugget
Daging olahan kaya lemak jenuh dan garam. Produk ini juga mengandung bahan pengawet seperti nitrit. WHO mengelompokkan daging olahan sebagai makanan yang meningkatkan risiko kanker kolorektal jika sering dikonsumsi. - Acar dan kimchi
Sayuran fermentasi memang mengandung probiotik. Namun proses pengawetannya memakai garam dalam jumlah besar. Jika dikombinasikan dengan mi instan, asupan natrium mudah melampaui batas harian. - Minuman manis
Teh manis, soda, jus kemasan, dan minuman energi mengandung gula tinggi. Minuman ini memberi kalori tanpa nutrisi penting. Kombinasi dengan mi instan meningkatkan risiko lonjakan gula darah dan obesitas. - Minuman beralkohol
Alkohol membuat tubuh cepat kehilangan cairan. Mi instan mengandung banyak garam. Kombinasi keduanya meningkatkan risiko dehidrasi dan membebani kerja ginjal. Efeknya bisa berupa pusing dan lemas. - Telur setengah matang
Telur yang tidak matang sempurna berisiko mengandung bakteri Salmonella. Jika tercemar, gejala yang muncul meliputi diare dan demam. Risiko lebih tinggi pada anak, ibu hamil, dan lansia. - Kecap dan penyedap tambahan
Bumbu mi instan sudah tinggi natrium dan MSG. Penambahan kecap atau penyedap lain meningkatkan kadar garam secara signifikan. Pada sebagian orang, kondisi ini memicu sakit kepala dan jantung berdebar. - Saus ekstra pedas
Produk pedas ekstrem mengandung capsaicin tinggi. Konsumsi berlebihan dapat mengiritasi lambung. Keluhan yang muncul antara lain nyeri perut, mual, dan muntah.
Sumber: CNN Indonesia



