Rajin Minum Air Putih Dikaitkan dengan Risiko Kecemasan yang Lebih Rendah

redaksi

Distriknews.co, GAYA HIDUP – Menjaga tubuh tetap terhidrasi tidak hanya penting bagi kesehatan fisik, tetapi juga dapat berpengaruh terhadap kondisi mental. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi air putih yang cukup setiap hari berpotensi membantu menurunkan risiko kecemasan dan depresi.

Dilansir dari CNNIndonesia.com, kurangnya asupan cairan masih menjadi masalah yang sering terjadi. Kesibukan, lupa minum, atau tidak terbiasa membawa air minum membuat banyak orang tidak memenuhi kebutuhan cairan harian. Padahal, dehidrasi dapat memicu berbagai gangguan yang memengaruhi aktivitas sehari-hari.

Selain menyebabkan masalah kesehatan fisik, seperti gangguan fungsi ginjal dan pencernaan pada kasus berat, dehidrasi ringan juga dapat menimbulkan sakit kepala, mudah marah, penurunan konsentrasi, serta gangguan fungsi kognitif.

Sejumlah penelitian menemukan adanya hubungan antara hidrasi dan kesehatan mental. Melansir Psychology Today, Studi yang melibatkan 65 mahasiswi di Spanyol menunjukkan bahwa peserta dengan keseimbangan cairan tubuh lebih rendah cenderung mengalami tingkat kecemasan situasional yang lebih tinggi. Dalam penelitian tersebut, sebagian besar peserta diketahui tidak mengonsumsi cukup air untuk menggantikan cairan yang hilang sepanjang hari.

Temuan serupa juga diperoleh dari penelitian di Iran yang melibatkan lebih dari 3.000 orang dewasa. Hasil studi menunjukkan bahwa individu yang mengonsumsi air lebih sedikit memiliki tingkat depresi dan kecemasan yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang minum air dalam jumlah lebih banyak.

Peneliti membagi peserta ke dalam beberapa kelompok berdasarkan jumlah konsumsi air harian. Hasilnya menunjukkan adanya hubungan antara peningkatan konsumsi air dan penurunan risiko depresi, meskipun kaitannya dengan kecemasan masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Para ahli menjelaskan bahwa otak manusia sebagian besar terdiri dari air. Ketika tubuh mengalami dehidrasi, fungsi otak dapat terganggu sehingga memengaruhi suasana hati, fokus, dan kemampuan berpikir. Kekurangan cairan juga dapat meningkatkan produksi hormon stres yang membuat seseorang lebih mudah merasa gelisah.

Meski bukan metode pengobatan utama untuk gangguan kecemasan maupun depresi, memenuhi kebutuhan cairan harian dinilai sebagai langkah sederhana yang dapat membantu menjaga kesehatan mental secara keseluruhan. Secara umum, orang dewasa disarankan mengonsumsi sekitar delapan gelas air per hari, meski kebutuhan setiap individu dapat berbeda sesuai usia, aktivitas, dan kondisi kesehatan.

Sumber: CNN Indonesia

Baca juga

Bagikan:

Apa yang Anda cari?