H+4 Lebaran, BMKG Prediksi Cuaca Berawan Dominasi Samarinda dan Sekitarnya

redaksi

Distriknews.co Samarinda – Memasuki hari ke 4 Idulfitri 1447 Hijriah, kondisi cuaca di Samarinda dan wilayah sekitarnya diprakirakan didominasi oleh awan hingga berawan tebal. Informasi ini disampaikan oleh prakirawan BMKG, Mifta, melalui pembaruan cuaca yang disiarkan di kanal YouTube resmi BMKG, Senin (23/3/2026).

Dalam keterangannya, Mifta menjelaskan bahwa dinamika atmosfer saat ini masih dipengaruhi oleh eks Siklon Tropis Narelle yang terpantau berada di pesisir barat Australia bagian utara. Sistem tersebut bergerak ke arah barat hingga barat daya dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot dan tekanan minimum 993 hektopaskal.

“Sistem ini menginduksi terbentuknya low level jet di wilayah Nusa Tenggara Timur, Laut Timor, serta pesisir utara Australia bagian utara,” ujarnya.

Selain itu, terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi di sejumlah wilayah perairan Indonesia turut berkontribusi terhadap peningkatan aktivitas pembentukan awan hujan. Wilayah yang terdampak antara lain perairan selatan Sulawesi hingga Maluku bagian selatan dan tenggara.

Mifta juga menyebut adanya sirkulasi siklonik di Samudera Hindia barat Aceh dan Samudera Pasifik utara Papua. Sistem ini membentuk daerah pertemuan angin yang memanjang dan berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sekitarnya.

“Kombinasi dinamika atmosfer ini menyebabkan potensi cuaca signifikan di beberapa wilayah Indonesia, termasuk hujan lebat hingga sangat lebat di Nusa Tenggara Timur,” jelasnya.

Untuk wilayah Indonesia bagian barat, termasuk Kalimantan Timur, kondisi cuaca relatif lebih stabil. Namun demikian, awan tebal masih mendominasi di sejumlah kota besar.

“Potensi berawan hingga berawan tebal terjadi di beberapa kota, termasuk Samarinda, Pontianak, Palangkaraya, dan Banjarmasin,” tambahnya.

Meski tidak terdapat potensi cuaca ekstrem di Samarinda, masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi, guna mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi, terutama di masa arus balik Lebaran yang masih berlangsung.

Penulis: Muhammad Zailany

Baca juga

Bagikan:

Apa yang Anda cari?