Kutai Kartanegara jadi Kandang Banteng di Pileg 2024

redaksi

Foto: Kemenangan PDI Perjuangan di Kutai Kartanegara pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.
Foto: Kemenangan PDI Perjuangan di Kutai Kartanegara pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.

Kutai Kartanegara – PDI Perjuangan akan menjadikan Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai ‘kandang banteng’, ketika berhasil memperoleh suara paling banyak pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2024 ini.

Kemenangan besar ini akan membawa PDI Perjuangan menempatkan kadernya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara, menggantikan Partai Golkar yang sebelumnya menjadi pimpinan parlemen pada periode 2019-2024.

Hasil quick count Pileg 2024, PDI Perjuangan berada pada posisi pertama dengan kisaran angka 36 persen. Ini menunjukkan partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri itu akan meraih kursi dominatif dari seluruh dapil.

“PDI Perjuangan, insyaallah akan mendapat kursi ketua Ketua DPRD karena mendapat kursi dominatif dari seluruh dapil,” ucap Wakil Ketua Bidang Politik dan Hukum DPC PDIP Kukar, dr. Aulia Rahman Basri.

Berdasarkan Data Sirekap per 17 Februari 2024 pukul 10.34 WITA, perolehan suara PDI Perjuangan Kutai Kartanegara sudah tembus 17.222 suara. Data masuk sebesar 36,13 persen dari total 2.269 TPS.

PDI Perjuangan berhasil menggusur dominasi Partai Golkar di Kabupaten Kutai Kartanegara, yang saat ini berada di posisi kedua dengan perolehan 8.414 suara.

“Kami tegaskan bahwa per detik ini DPC PDI Perjuangan Kukar sudah mendeklarasikan akan memiliki 18 kursi di DPRD. Posisi data yang sudah masuk 90 persen. Data diinput berdasarkan pleno C1. Salinan tersebut dapat dilihat dan tidak mengada-ada,” kata Aulia.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, merasa lega dengan hasil ini. Pasalnya, target perolehan suara lebih besar di Pileg 2024 memang sudah dicanangkan sejak lama oleh Edi Damansyah.

“Saya sudah menargetkan akan merebut kursi Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara yang sudah lama jadi ‘hak’ Golkar,” tegasnya.

Untuk diketahui, dari data masuk, persaingan ketat terjadi pada Dapil I Tenggarong antara caleg PDIP Junaidi dengan caleg Golkar Abdul Rasid. Suara keduanya hampir sama, yakni 5.304 dan 7.460.

Namun, mantan anggota DPRD Kukar periode 2014-2019 dari Partai Golkar, Junaidi, kini anggota Partai PDI Perjuangan. Dia menjabat sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (BPP) DPC PDI Perjuangan Kutai Kartanegara.

Prediksi sebelumnya memang sudah mengarah ke dominasi PDI Perjuangan di beberapa dapil di Kutai Kartanegara.

Dapil Kutai Kartanegara I diprediksi akan didominasi oleh PDI Perjuangan.

Setelah Junaidi, ada Caleg Fatlon Nisa dengan perolehan 3.153.

Caleg perempuan tersebut juga pernah bertanding di Pileg 2019 dari Partai Golkar, tapi gagal.

Sementara, untuk Caleg perempuan dari Golkar yang diprediksi tetap bertahan di DPRD Kutai Kartanegara adalah Dayang Marissa selaku Bendahara Partai Golkar Kutai Kartanegara.

Selain itu, nama anyar Akbar Haka dari PDI Perjuangan Kutai Kartanegara juga diprediksi melenggang mulus duduk ke kursi DPRD Kutai Kartanegara dari Dapil I.

Suara caleg banteng tertinggi diraih Masniah sebanyak 9.790, disusul Rahmad Darmawan sebanyak 7.981 suara dan posisi ketiga diraih Wandi sebanyak 5.394.

Sebagai informasi, Dapil IV merupakan lumbung suara mantan politisi Golkar Kutai Kartanegara yang saat ini pindah partai ke PDI Perjuangan.

Politisi yang dimaksud tersebut ialah Rendi Solihin. Politisi muda itu saat ini duduk menjadi Wakil Bupati Kutai Kartanegara dan juga menjabat sebagai Bendahara DPC PDI Perjuangan Kutai Kartanegara.

Lalu, lonjakan suara diraih juga Caleg banteng di Dapil Kutai Kartanegara II yang meliputi wilayah Kecamatan Tenggarong Seberang, Sebulu dan Muara Kaman.

Posisi tertinggi diraih oleh Andi Faisal dengan perolehan suara 7.000-an lebih. Andi Faisal merupakan mantan anggota DPRD Kukar periode 2019-2024 yang diproses PAW oleh Partai Golkar.

Untuk Dapil Kutai Kartan…

Baca juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar