Rahmat Dermawan Dorong Peningkatan Posyandu di Sangasanga

redaksi

Rahmat Dermawan, anggota DPRD Kutai Kartanegara dari Dapil IV, meninjau proses rehabilitasi Posyandu Ade Irma di RT 03 Kelurahan Jawa, Kecamatan Sangasanga.

Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Rahmat Dermawan, anggota DPRD Kutai Kartanegara dari Dapil IV, meninjau proses rehabilitasi Posyandu Ade Irma di RT 03 Kelurahan Jawa, Kecamatan Sangasanga. Kunjungan lapangan ini bagian dari agenda reses guna memastikan aspirasi masyarakat benar-benar terealisasi di tingkat pelayanan dasar.

Posyandu Ade Irma berada di Jalan Sunyono, lokasi yang padat penduduk dan menjadi pusat layanan kesehatan balita serta ibu hamil. Rahmat menegaskan bahwa fasilitas kesehatan tingkat kelurahan harus mendapat perhatian serius karena menjadi pintu pertama pelayanan masyarakat. “Posyandu adalah garda terdepan. Perbaikan sarana akan meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan bagi warga,” ujarnya.

Lurah Jawa, Badriansyah, menyambut baik kehadiran wakil rakyat tersebut. Menurutnya, perhatian DPRD terhadap fasilitas kesehatan akan memacu partisipasi masyarakat untuk rutin memanfaatkan posyandu. “Tempat yang layak bukan hanya soal pelayanan, tetapi juga sarana edukasi kesehatan,” katanya.

Abdul Rahman, Ketua RT 03, mengungkapkan rehabilitasi ini sudah lama dinanti warga. Posyandu yang nyaman akan mendorong ibu-ibu membawa balita secara rutin, sekaligus meningkatkan cakupan imunisasi dan layanan gizi. “Kami berterima kasih atas kepedulian ini. Posyandu yang baik memotivasi warga menjaga kesehatan keluarga,” tuturnya.

Rahmat menyatakan komitmennya memperjuangkan alokasi anggaran yang memadai untuk sektor kesehatan masyarakat. Ia menilai keberhasilan program kesehatan tidak hanya diukur dari bangunan, tetapi juga kualitas pelayanan, tenaga kesehatan, dan partisipasi warga. “Kami akan kawal agar posyandu memiliki peralatan yang lengkap, termasuk timbangan digital dan sarana penyuluhan,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menargetkan peningkatan cakupan layanan posyandu hingga 85 persen di seluruh kecamatan pada 2026. Data Dinas Kesehatan Kukar menunjukkan bahwa partisipasi balita di posyandu masih berkisar 75 persen, sementara angka stunting perlu terus ditekan dengan layanan gizi yang konsisten.

Selain rehabilitasi fisik, edukasi tentang pola asuh dan kesehatan reproduksi akan digencarkan melalui posyandu. Kolaborasi dengan puskesmas setempat, kader kesehatan, dan masyarakat diharapkan menciptakan ekosistem layanan yang efektif.

Langkah Rahmat Dermawan di Sangasanga mencerminkan upaya DPRD menjembatani aspirasi warga. Dengan pembenahan sarana, peningkatan edukasi, dan keterlibatan aktif masyarakat, posyandu diharapkan menjadi pusat kesehatan keluarga yang berkelanjutan di Kutai Kartanegara.

Baca juga

Bagikan:

Tags

Apa yang Anda cari?