HUT ke-3 MPP Kukar: Bupati Canangkan Program Nikah Massal Gratis Tahun 2026

redaksi

Gedung MPP Kukar

Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-3 Mall Pelayanan Publik (MPP) Kutai Kartanegara (Kukar) pada Senin (2/12/2025) menjadi momen penting bagi peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Dalam acara tersebut, Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, mengumumkan program nikah gratis atau nikah massal yang akan digelar pada tahun 2026.

Bupati Aulia menegaskan bahwa program ini merupakan kado istimewa dari Pemerintah Daerah untuk masyarakat Kukar sekaligus sebagai bentuk apresiasi terhadap eksistensi MPP yang kini semakin berkembang. Ia memastikan bahwa seluruh proses perizinan terkait pernikahan akan dipusatkan dan digratiskan melalui MPP Tenggarong.

“Sebagai bentuk hadiah ulang tahun MPP, tahun depan kita laksanakan nikah massal untuk masyarakat Kukar. Semua izinnya gratis, tidak dipungut biaya satu pun,” ujar Aulia dalam sambutannya.

Tidak hanya itu, Aulia bahkan menambahkan hadiah khusus bagi pasangan yang mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya pribadi akan memberikan doorprize Rp 1 juta untuk setiap pasangan yang ikut. Ini bentuk dukungan saya agar masyarakat semakin mudah mendapat pelayanan,” tegasnya.

Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan nikah massal tersebut direncanakan berlangsung setelah Ramadan atau pada bulan Syawal 2026. Dengan rentang waktu tersebut, masyarakat yang ingin mengikuti program ini dapat mempersiapkan segala kelengkapan diri sejak jauh hari. “Setelah puasa nanti kita laksanakan bersama, saya minta persiapannya dimulai dari sekarang,” ungkap Aulia.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari langkah strategis Pemkab Kukar dalam memperkuat peran MPP sebagai pusat layanan publik yang terintegrasi dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Bupati Aulia juga menginstruksikan hadirnya Mini MPP di seluruh kecamatan untuk memperluas jangkauan layanan.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala DPMPTSP Kukar, Alfian Noor, memastikan pihaknya siap melaksanakan mandat tersebut. Ia menyebut bahwa nikah massal 2026 akan dikemas sebagai acara besar yang melibatkan berbagai pihak pendukung.

“Ini akan menjadi momentum besar bagi pelayanan publik di Kukar. Tidak hanya perizinan yang gratis, tetapi akan ada doorprize dan dukungan perusahaan yang turut memeriahkan acara,” jelas Alfian.

Ia menegaskan seluruh proses administrasi, termasuk pengurusan di Kantor Urusan Agama (KUA), akan benar-benar digratiskan.

“Karena sudah diarahkan Bupati, kami pastikan tidak ada biaya. Bahkan kami akan siapkan layanan tambahan seperti fotografer gratis dan hadiah lain untuk para pasangan,” katanya.

Rencana nikah massal tersebut diharapkan menjadi salah satu ikon layanan MPP pada 2026 sekaligus mendukung hadirnya Mini MPP di 20 kecamatan yang akan semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan publik.

Baca juga

Bagikan:

Tags