Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Perayaan HUT ke-3 Mall Pelayanan Publik (MPP) Kutai Kartanegara (Kukar) pada Selasa (2/12/2025) menjadi momentum besar bagi peningkatan iklim investasi di daerah. Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, secara resmi meluncurkan Portal Investasi Kabupaten Kutai Kartanegara bersama Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kukar, Alfian Noor.
Portal digital tersebut hadir sebagai platform terpadu untuk memberikan kemudahan akses informasi dan pelayanan bagi investor yang ingin menanamkan modal di Kukar. Bupati Aulia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat layanan investasi yang transparan, modern, dan akuntabel.
“Dengan portal ini, semua informasi investasi akan terintegrasi. Investor tidak perlu lagi datang berulang kali karena semua dapat diakses secara digital,” ujarnya dalam sambutan peluncuran.
Peluncuran portal ini tak lepas dari capaian positif investasi yang terus tumbuh. Hingga triwulan ketiga 2025, realisasi investasi Kukar telah mendekati angka Rp 11 triliun. Pemerintah optimistis dengan sisa waktu tiga bulan, angka tahun 2024 sebesar Rp 16,4 triliun dapat terlampaui.
“Sampai triwulan ketiga ini, kalau tidak salah, sudah hampir menyentuh Rp 11 triliun. Mudah-mudahan capaian tahun lalu bisa kita lewati,” ungkap Kepala DPMPTSP Kukar, Alfian Noor.
Meski begitu, Alfian mengakui bahwa investasi Kukar saat ini masih didominasi sektor ekstraktif seperti pertambangan, pertanian, dan perkebunan. Karena itu, peluncuran portal investasi juga menjadi langkah awal transformasi ekonomi ke arah yang lebih berkelanjutan.
“Mulai tahun 2026, indikator kinerja utama kami akan mengarah ke sektor non-ekstraktif. Kita dorong industri pengolahan dan hilirisasi agar SDA kita bernilai tambah,” jelasnya.
Ia menegaskan perubahan ini merupakan arahan pimpinan daerah yang ingin menjadikan Kukar tidak lagi bergantung penuh pada sektor tambang.
“Transformasi ini penting untuk memperkuat struktur ekonomi daerah. Kukar harus menjadi daerah yang tumbuh karena inovasi, bukan sekadar eksploitasi sumber daya alam,” tambah Alfian.
Bupati Aulia pun menyampaikan keyakinannya bahwa Kukar mampu menarik lebih banyak investor di bidang manufaktur, industri pangan, hingga ekonomi kreatif melalui sistem pelayanan yang semakin mudah dan cepat.
“Saya ingin investor melihat bahwa berinvestasi di Kukar itu efisien dan menguntungkan. Pemerintah hadir mempermudah, bukan menghambat,” tegasnya.
Dengan hadirnya Portal Investasi Kukar dan dukungan MPP sebagai pusat pelayanan terpadu, pemerintah daerah berharap tercipta percepatan masuknya investasi berkualitas yang akan membuka lapangan kerja luas bagi masyarakat.
“Kita ingin ekonomi Kukar tumbuh, masyarakat juga merasakan manfaatnya,” tutup Bupati.


