Distriknews.co – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus mendorong pengembangan kawasan perkotaan di Tenggarong dengan membuka peluang investasi sektor hiburan dan perdagangan. Salah satu rencana yang tengah dijajaki adalah menghadirkan bioskop dan pusat perbelanjaan modern (mall) sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah dan peningkatan kualitas ruang publik.
Bupati Kutai Kartanegara, dr. Aulia Rahman Basri, mengungkapkan bahwa kawasan Tangga Arung Square menjadi salah satu alternatif lokasi yang dipertimbangkan untuk pengembangan fasilitas tersebut. Kawasan ini dinilai strategis karena berada di pusat aktivitas masyarakat dan telah mengalami revitalisasi dalam beberapa tahun terakhir.
“Salah satu alternatifnya memang di kawasan ini. Kami sudah berkomunikasi dengan salah satu grup besar yang ada di Indonesia,” ujar Aulia saat ditemui di Tenggarong.
Menurutnya, komunikasi antara Pemkab Kukar dan pihak investor telah berjalan cukup intensif dan kini memasuki tahap pembicaraan akhir. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan, terutama terkait kesiapan infrastruktur dan dampaknya terhadap masyarakat sekitar.
Aulia menyebutkan, apabila rencana tersebut terealisasi, kehadiran bioskop dan mal tidak hanya akan menjadi sarana hiburan bagi masyarakat Kukar, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah. Mulai dari terbukanya lapangan pekerjaan baru hingga meningkatnya aktivitas usaha mikro dan kecil di sekitar kawasan.
“Mudah-mudahan bukan hanya bioskop yang hadir, tetapi juga mall di Kutai Kartanegara. Ini tentu akan menjadi daya tarik baru dan memberikan pilihan hiburan serta belanja bagi masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Aulia menegaskan bahwa seluruh rencana pembangunan wajib memenuhi standar keamanan dan kelayakan bangunan. Pemkab Kukar memastikan setiap fasilitas yang akan difungsikan telah mengantongi Sertifikat Laik Fungsi (SLF) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Pembangunan ini dikawal oleh Dinas Pekerjaan Umum. Kalau tidak layak dan tidak aman untuk masyarakat, tentu tidak akan kita fungsikan,” tegasnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah tidak ingin pembangunan dilakukan secara tergesa-gesa tanpa perencanaan matang. Oleh karena itu, aspek keselamatan, kenyamanan, serta keberlanjutan kawasan menjadi perhatian utama dalam setiap proses pengembangan.
Pemkab Kukar berharap, kehadiran fasilitas hiburan dan pusat perbelanjaan modern nantinya dapat melengkapi penataan kawasan kota Tenggarong. Selain memperkuat fungsi ekonomi, fasilitas tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing Tenggarong sebagai pusat aktivitas ekonomi, sosial, dan wisata di Kabupaten Kutai Kartanegara.(Zy)


