Rencana Besar Prabowo-Gibran, Tiga Juta Rumah untuk Indonesia

redaksi

Foto: Capres 02 Prabowo Subianto
Foto: Capres 02 Prabowo Subianto

Jakarta – Pada debat calon presiden (capres) pamungkas di Jakarta Convention Center, Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 02, mengungkapkan rencana besar bersama pasangannya, Gibran Rakabuming Raka, yang diberi nama Strategi Transformasi Bangsa.

Strategi Transformasi Bangsa dirancang dengan tujuan utama, yakni meningkatkan kemakmuran bangsa dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Dalam pandangannya, upaya ini merupakan langkah konkret untuk membangun masa depan bersama, menciptakan perubahan positif, dan menjawab berbagai tantangan yang dihadapi oleh rakyat Indonesia.

Salah satu poin utama dari strategi ini adalah komitmen untuk membangun tiga juta rumah, dengan pembagian yang merata di berbagai wilayah.

“Kami akan membangun tiga juta rumah untuk mereka yang masih belum memiliki tempat tinggal. Satu juta di pedesaan, satu juta di pesisir, satu juta di perkotaan,” ujarnya.

Selain pembangunan rumah lanjut Prabowo Subianto, Strategi Transformasi Bangsa juga melibatkan inisiatif untuk memberikan makanan bergizi kepada seluruh anak-anak Indonesia.

Prabowo menegaskan pentingnya aspek kesehatan dalam rencana besar ini, dengan komitmen membangun rumah sakit (RS) dan puskesmas modern di setiap daerah di Indonesia.

Untuk mengatasi permasalahan kekurangan dokter, Prabowo berjanji akan memperbanyak fakultas kedokteran yang ada di Indonesia, meningkatkannya dari 92 menjadi 300.

Langkah inovatif ini juga diikuti dengan rencana mengirim 10 ribu lulusan SMA yang berprestasi untuk belajar kedokteran, serta 10 ribu lainnya yang akan mempelajari bidang science, technology, engineering, mathematics (STEM) serta kimia, biologi, dan fisika.

Di sektor pendidikan, ia menyoroti pentingnya meningkatkan gaji guru, termasuk yang masih berstatus honorer. Selain itu, Prabowo berjanji memberikan pelatihan dan penataran untuk memperbaiki kompetensi para pengajar.

Sebagai langkah lebih lanjut, Prabowo menekankan perlunya peningkatan gaji bagi penyelenggara negara, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, dan penyuluh pertanian.

“Seluruh penyelenggara negara, ASN, TNI, Polri, penyuluh-penyuluh pertanian di mana-mana, harus kita perbaiki gajinya sehingga kualitas hidup mereka akan baik,” tegasnya.

Baca juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar