Kebakaran Permukiman di Sangasanga Dalam, Satu Rumah Hangus dan Tiga Lainnya Terdampak

redaksi

Distriknews.co Kebakaran permukiman terjadi di Jalan Sekolahan RT 12, Kelurahan Sangasanga Dalam, Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu pagi (4/2/2026). Peristiwa tersebut menghanguskan satu unit rumah tinggal dan menyebabkan tiga rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.

Informasi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Kartanegara menyebutkan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 07.13 Wita. Petugas pemadam kebakaran langsung bergerak ke lokasi dan berhasil memadamkan api sepenuhnya sekitar pukul 08.15 Wita.

Kepala Pos Damkar Matan Sektor Kecamatan Sangasanga melalui laporan tertulis menjelaskan, rumah yang terbakar merupakan milik Titi Mardiatini, dengan jumlah penghuni satu kepala keluarga berisi tiga jiwa. Luas area bangunan yang terbakar diperkirakan mencapai 10 x 15 meter.

Selain menghanguskan satu rumah, kebakaran juga berdampak pada tiga bangunan rumah di sekitar lokasi kejadian. Ketiga rumah tersebut masing-masing milik Ari Pramana dengan empat jiwa, Sugiono dengan dua jiwa, dan Timah dengan satu jiwa. Ketiganya mengalami kerusakan ringan akibat rambatan panas dan api.

“Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian ini,” demikian keterangan petugas Damkar Sangasanga dalam laporan resmi.

Untuk memadamkan api, petugas mengerahkan Regu 1, 2, dan 3 dengan dukungan satu unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit kendaraan L300 Redkar. Proses pemadaman juga melibatkan berbagai unsur relawan dan instansi terkait.

Tim yang terlibat di antaranya Redkar Kota Juang Sangasanga, Redkar Wadah Batuah 99, Relawan Al Badar Bantuas, Redkar Sarijaya, Koramil, Polsek Sangasanga, pihak Pertamina, serta satu unit mobil water truck milik Ade Dharma Distrik 4.

Sejumlah peralatan digunakan dalam penanganan kebakaran tersebut, antara lain selang ukuran 1,5 inci sebanyak empat rol, selang 2,5 inci lima rol, tiga unit nozel, serta satu unit mesin pompa air merek Tohatsu.

Petugas mencatat kendala utama di lapangan berupa minimnya titik air di sekitar lokasi kejadian, sehingga suplai air harus dibantu dengan armada tambahan.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak terkait. Sementara itu, posko sementara didirikan di RT 12 Jalan Dr. Wahidin, Kelurahan Sangasanga Dalam, guna membantu koordinasi dan pendataan pascakejadian.

Baca juga

Bagikan: