Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara menggelar pelatihan dan sertifikasi untuk 20 resepsionis hotel dan penginapan dari Tenggarong, Loa Kulu, dan Muara Jawa. Kegiatan ini berlangsung 3–5 Juni 2025 di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong, sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas SDM pariwisata menjelang beroperasinya Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sekretaris Dispar Kukar, Sugiarto, menyebut pelatihan ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi bagian dari rencana jangka panjang. Menurutnya, Kukar yang menjadi daerah penyangga IKN harus menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan profesional di sektor perhotelan dan pelayanan.
Peserta pelatihan dibekali keterampilan teknis meliputi pelayanan tamu, penanganan reservasi dan keluhan, komunikasi kerja, serta penguasaan sistem komputer Front Office (FO). Seluruh materi mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) untuk bidang perhotelan.
“Dengan sertifikasi ini, tenaga kerja lokal memiliki pengakuan kompetensi yang diakui secara nasional. Ini penting agar mereka dapat bersaing di tengah ketatnya industri pariwisata yang akan berkembang pesat seiring beroperasinya IKN,” jelas Sugiarto.
Berdasarkan data Dinas Pariwisata Kukar, pada 2024 sektor pariwisata daerah mencatat lebih dari 300 ribu kunjungan wisatawan. Angka ini diproyeksikan meningkat 20 persen per tahun setelah IKN mulai beroperasi, sehingga kebutuhan tenaga kerja terampil akan semakin tinggi.
Sugiarto menambahkan, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan pelatihan lanjutan untuk profesi lain di sektor pariwisata, termasuk pemandu wisata, pengelola homestay, dan pekerja restoran. “Kita ingin seluruh rantai layanan pariwisata di Kukar siap menghadapi lonjakan permintaan,” ujarnya.
Informasi dari laman resmi Kukar menyebutkan, sertifikasi profesi pariwisata menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan SDM unggul yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Program ini akan terus dilanjutkan dengan dukungan anggaran dan kerja sama dengan lembaga sertifikasi nasional.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan tenaga kerja pariwisata Kukar tidak hanya mampu bersaing di tingkat lokal, tetapi juga memiliki daya saing di pasar kerja regional dan nasional, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
(Adv/DiskominfoKukar)


