DKP Kukar Permudah Nelayan dan Petambak Akses Pinjaman Modal Tanpa Bunga

redaksi

Distriknews.co Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong penguatan sektor perikanan melalui program Kredit Kukar Idaman (KKI) Terbaik. Melalui program tersebut, nelayan dan petambak diberikan kemudahan untuk memperoleh pinjaman modal usaha tanpa bunga guna meningkatkan produktivitas dan pengembangan usaha mereka.

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar menjadi salah satu instansi yang aktif mendampingi masyarakat pesisir dan pelaku usaha perikanan agar dapat memanfaatkan program tersebut. Mulai dari proses pendataan, pengurusan administrasi, hingga pengajuan ke pihak perbankan dilakukan untuk mempermudah akses pembiayaan bagi nelayan dan petambak.

Kepala DKP Kukar, Muslik, mengatakan pihaknya berkomitmen membantu masyarakat perikanan agar bisa memperoleh modal usaha melalui program KKI Terbaik yang menjadi salah satu program unggulan Pemkab Kukar.

“Memang ada beberapa kendala, terutama pada persyaratan administrasi, tapi para nelayan maupun petambak tetap kita dorong untuk mengakses program itu. Tentu akan kami bantu dan buka akses seluas-luasnya untuk petambak dan nelayan,” ujar Muslik, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, sektor perikanan memiliki potensi besar untuk terus berkembang apabila didukung dengan akses permodalan yang memadai. Karena itu, DKP Kukar terus melakukan pendampingan agar para pelaku usaha kecil di bidang perikanan tidak kesulitan mendapatkan pembiayaan usaha.

Program KKI Terbaik sendiri merupakan salah satu kebijakan strategis Pemkab Kukar yang menyasar pelaku usaha produktif seperti UMKM, petani, nelayan, hingga petambak. Melalui program tersebut, masyarakat bisa memperoleh pinjaman modal usaha tanpa dikenakan bunga pinjaman.

Muslik menjelaskan, sistem pembayaran kredit dalam program tersebut juga dirancang lebih fleksibel dan disesuaikan dengan kondisi usaha para penerima bantuan modal. Nelayan maupun petambak tidak diwajibkan membayar cicilan setiap bulan secara kaku, melainkan dapat dilakukan setelah panen atau ketika hasil tangkapan diperoleh.

“Program kredit ini tanpa bunga dan pembayarannya menyesuaikan hasil panen, jadi panen terlebih dahulu setelah itu bayar,” terangnya.

Skema pembayaran seperti itu dinilai lebih ringan dan sesuai dengan kondisi usaha masyarakat pesisir yang penghasilannya bergantung pada musim panen dan hasil tangkapan di lapangan. Dengan begitu, pelaku usaha tidak terbebani cicilan ketika kondisi produksi sedang menurun.

DKP Kukar berharap semakin banyak nelayan dan petambak yang memanfaatkan program KKI Terbaik agar usaha mereka dapat berkembang lebih besar. Tambahan modal diharapkan mampu membantu masyarakat membeli sarana produksi, memperluas usaha budidaya, hingga meningkatkan hasil tangkapan dan panen perikanan.

Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, program tersebut juga diharapkan dapat memperkuat sektor perikanan Kukar sebagai salah satu penopang ekonomi daerah di tengah upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sektor produktif masyarakat.

Penulis: Muhammad Zailany

Baca juga

Bagikan:

Apa yang Anda cari?