Distriknews.co, ANGGANA – Warga RT 10 Desa Anggana, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, dibuat geger setelah sebuah rumah milik warga bernama Ruruh diduga menjadi sasaran aksi teror oleh orang tidak dikenal pada Jumat (3/7/2026) pagi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.10 WITA dan langsung memicu kekhawatiran warga sekitar. Pelaku diduga melemparkan benda yang telah dibakar ke arah rumah korban sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.
Informasi awal mengenai dugaan aksi tersebut diterima oleh petugas Pos Pemadam Kebakaran Kecamatan Anggana yang saat itu tengah bersiaga di posko pelayanan. Berdasarkan laporan warga, benda yang dilempar pelaku diduga berupa bahan menyerupai kapas yang terlebih dahulu dibakar sebelum dilempar ke dalam area rumah.
Kepala Disdamkar Matan Kutai Kartanegara, Fida Hurasani, membenarkan adanya laporan mengenai dugaan upaya pembakaran tersebut yang diterima petugas dari masyarakat setempat.
“Anggota kita yang bersiaga di posko menerima laporan dari warga bahwa telah terjadi upaya pembakaran dari seseorang dengan melempar kapas ke rumah warga,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, pelaku diduga seorang pria dengan ciri-ciri berbadan gempal, berambut cepak, berkulit gelap, serta mengenakan pakaian serba hitam berupa kaos dan celana pendek.
Beruntung, benda yang dilempar tersebut tidak sampai menimbulkan kobaran api besar ataupun merusak bangunan rumah secara signifikan. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.
Meski demikian, peristiwa itu menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar karena diduga merupakan aksi yang disengaja dan menyasar rumah warga tertentu. Hingga kini belum diketahui secara pasti motif maupun tujuan pelaku melakukan tindakan tersebut.
Petugas kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku sekaligus menelusuri kemungkinan adanya unsur kesengajaan atau motif tertentu di balik peristiwa tersebut.
Fida mengatakan pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian terkait penyebab maupun kronologi lengkap kejadian tersebut.
“Untuk sementara ini, pelaku masih dalam tahap pencarian dan penyelidikan oleh pihak kepolisian,” katanya.
Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut ataupun mengenali ciri-ciri pelaku agar segera melapor kepada kepolisian. Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk membantu mempercepat proses pengungkapan kasus serta menjaga keamanan lingkungan dari potensi kejadian serupa di kemudian hari.
Reporter: Muhammad Zailany


