Distriknews.co, MUARA JAWA – Kebakaran melanda kawasan Jalan Moh. Hatta, Perumahan BTN, Gang Rawa Indah Blok A, Kelurahan Muara Jawa Pesisir, Kecamatan Muara Jawa, Minggu (2/8/2026) dini hari. Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik itu menghanguskan satu unit rumah dan menyebabkan tiga bangunan di sekitarnya mengalami kerusakan berat.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Kartanegara, Fida Hurasani, mengatakan api pertama kali terlihat sekitar pukul 00.20 WITA di bagian atap rumah. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.
“Laporan kami terima sekitar pukul 00.27 WITA dan tiga menit kemudian personel langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan,” ujar Fida.
Ia menjelaskan, setibanya di lokasi sekitar pukul 00.35 WITA, petugas segera melakukan pemadaman sesuai prosedur. Namun, karena jarak antarbangunan sangat rapat, kobaran api sempat menjalar ke bagian atap bangunan di sisi kanan dan kiri lokasi kebakaran.
“Kami langsung berkoordinasi meminta bantuan personel dari Pos Sektor Samboja dan Pos Sektor Sanga-sanga agar api tidak semakin meluas,” katanya.
Dalam operasi tersebut, Damkar mengerahkan satu unit mobil Fire Dome, satu unit pompa portable, lima gulung selang berbagai ukuran, dua nozzle gun, dua Y Connection, serta perlengkapan pendukung lainnya seperti SCBA, alat pelindung diri (APD), kapak, dan linggis. Sebanyak sembilan personel Damkar diterjunkan untuk menangani kebakaran tersebut.
Selain personel Damkar Muara Jawa, proses pemadaman juga melibatkan berbagai unsur, di antaranya Damkar Samboja, Damkar Sanga-sanga, Redkar Muara Jawa, Relawan Kota Juang, Relawan Satria Panseb, Koramil Muara Jawa, Polsek Muara Jawa, PMI Muara Jawa, PLN, PT Pertamina Hulu Sanga-sanga, serta masyarakat sekitar.
Fida menyebut proses pendinginan dan pemeriksaan titik api selesai sekitar pukul 02.46 WITA. Selanjutnya, seluruh personel kembali ke pos pada pukul 03.03 WITA setelah memastikan tidak ada lagi bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Menurutnya, petugas menghadapi sejumlah kendala selama proses pemadaman, terutama rapatnya bangunan di lokasi kejadian dan terbatasnya akses masuk kendaraan suplai air menuju titik kebakaran. Meski demikian, api berhasil dikendalikan sehingga tidak menjalar lebih luas.
Akibat peristiwa tersebut, satu bangunan dilaporkan hangus terbakar, sementara tiga bangunan lainnya mengalami kerusakan berat. Selain kerugian material yang masih dalam pendataan, kebakaran juga menyebabkan satu orang mengalami luka bakar ringan pada bagian tangan dan dua warga mengalami syok karena memiliki riwayat penyakit jantung.
“Untuk sementara, dugaan penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Nilai kerugian material masih dalam proses pendataan,” pungkas Fida.
Reporter: Muhammad Zailany


