Desa Teluk Dalam Catat Enam Anak Terindikasi Stunting, Targetkan Penurunan hingga Akhir Tahun

redaksi

Distriknews.co, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Desa Teluk Dalam, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus melakukan upaya penurunan angka stunting melalui pelayanan Posyandu dan pemenuhan makanan bergizi bagi masyarakat.

Kepala Desa Teluk Dalam, Supian, mengatakan jumlah anak yang terindikasi stunting di wilayahnya saat ini terus mengalami penurunan. Berdasarkan kondisi selama satu tahun terakhir, masih terdapat enam anak yang masuk dalam kategori terindikasi.

“Ada, tetapi jumlahnya sedikit. Saat ini tersisa enam yang terindikasi. Jadi angka stunting terus mengalami penurunan,” ujar Supian, Selasa (9/9/2026).

Supian menegaskan, enam anak tersebut belum seluruhnya dapat disebut sebagai kasus stunting. Mereka masih berada dalam kategori terindikasi sehingga kondisi masing-masing tetap menjadi perhatian pemerintah desa.

“Enam tersebut juga bukan semuanya stunting, tetapi masih terindikasi,” jelasnya.

Menurut Supian, kondisi tersebut merupakan gambaran dalam satu tahun terakhir. Pemerintah Desa Teluk Dalam terus melakukan pemantauan sebagai bagian dari upaya menekan jumlah anak yang terindikasi stunting.

Ia mengatakan Posyandu menjadi salah satu sarana yang dimanfaatkan pemerintah desa dalam mendukung upaya penurunan stunting. Melalui pelayanan Posyandu, anak-anak mendapatkan makanan bergizi sebagai bagian dari intervensi yang dilakukan di tingkat desa.

“Insyaallah. Kita tetap menjalankan upaya penurunan angka stunting. Salah satunya melalui Posyandu,” katanya.

Selain pelaksanaan pelayanan Posyandu, pemerintah desa juga mengalokasikan anggaran untuk mendukung upaya pemenuhan makanan bergizi. Anggaran tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah desa terhadap program penurunan stunting.

“Melalui Posyandu kita memberikan makanan bergizi dan tetap kita anggarkan untuk mendukung upaya penurunan angka stunting,” ujar Supian.

Pemerintah Desa Teluk Dalam menargetkan angka anak yang terindikasi stunting dapat terus ditekan hingga akhir tahun. Supian berharap upaya yang dilakukan bersama melalui Posyandu dan pemenuhan gizi dapat memberikan hasil sesuai target.

“Insyaallah kalau upaya tersebut berhasil, kita berharap tidak ada lagi yang terindikasi stunting,” pungkasnya. (Adv)

Reporter: Muhammad Zailany

Baca juga

Bagikan:

Tags

Apa yang Anda cari?