Pemdes Muara Kaman Ulu Pastikan Tetap Kawal Pelaksanaan Program RT-Ku Terbaik

redaksi

Distriknews.co, MUARA KAMAN – Pemerintah Desa Muara Kaman Ulu, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), memastikan tetap mengawal pelaksanaan program RT-Ku Terbaik meski mekanisme pengelolaannya kini berada di tingkat kecamatan.

Kepala Desa Muara Kaman Ulu, Hendra, mengatakan pemerintah desa tetap memiliki komitmen untuk mengawasi pelaksanaan program di wilayahnya. Pengawalan dilakukan bersama unsur pemerintahan desa sesuai dengan aturan dan kewenangan yang ada.

“Siap. Kami pemerintah desa siap mengawasi dan mengawal sesuai dengan aturan dan perintah yang ada,” ujar Hendra.

Menurutnya, pengawalan tersebut dilakukan untuk memastikan program RT-Ku Terbaik tetap berjalan sesuai tujuan. Pemerintah desa akan ikut memantau pelaksanaan program yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat di tingkat RT.

Hendra menjelaskan, perubahan mekanisme pengelolaan membuat program RT-Ku Terbaik saat ini melekat pada kecamatan. Kondisi tersebut berbeda dengan pelaksanaan program sebelumnya yang pengelolaannya berada dalam batang tubuh Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

“Kalau dulu ada program RT Kukar Idaman, sekarang RT-Ku Terbaik melekat di kecamatan,” jelasnya.

Meski pengelolaan berada di kecamatan, Hendra menegaskan posisi pemerintah desa tetap penting dalam melakukan pengawasan di tingkat wilayah. Kepala desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan kepala dusun akan menjalankan fungsi pengawalan terhadap pelaksanaan program.

“Sepanjang ini, desa hanya mengawal melalui kepala desa, BPD, dan kepala dusun. Pelaksanaannya lebih jelas berada di kecamatan,” katanya.

Ia menambahkan, pengawalan dari pemerintah desa juga berkaitan dengan koordinasi antara pemerintah desa dan unsur RT di wilayahnya. Dengan adanya komunikasi tersebut, pemerintah desa dapat mengetahui perkembangan pelaksanaan program sekaligus menyampaikan kondisi yang ditemukan di lapangan.

Hendra mengatakan pemerintah desa saat ini juga telah mulai menyusun perencanaan untuk kebutuhan tahun 2027. Sementara untuk pelaksanaan program tahun sebelumnya, pihaknya menyebut pengelolaan anggaran berada di kecamatan sehingga informasi lebih detail mengenai realisasi perlu dikoordinasikan dengan pihak kecamatan.

“Kalau saat ini, kami sudah bisa merancang perencanaan untuk 2027. Sedangkan perencanaan 2025-2026, anggarannya belum dicairkan di kecamatan. Jadi, untuk hal tersebut mungkin kecamatan yang bisa menjawab,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan fungsi pengawasan, pemerintah desa juga tetap berhubungan dengan pengurus RT. Namun, untuk urusan honor atau insentif pengurus RT, Hendra menyebut pengelolaannya kini berada di kecamatan.

“Untuk honor atau insentif pengurus RT juga sekarang adanya di kecamatan. Kami di desa hanya menangani RT dalam hal pelayanan secara umum,” ujarnya.

Karena itu, Hendra mengatakan pemerintah desa tidak ingin mengambil alih kewenangan pengelolaan program. Peran desa diarahkan pada pengawasan dan pengawalan agar pelaksanaan RT-Ku Terbaik tetap dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Ia menegaskan pengawalan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepala desa. BPD dan unsur pemerintahan desa lainnya juga akan dilibatkan dalam memantau pelaksanaan program di wilayah Muara Kaman Ulu.

“Desa, kepala desa, BPD, serta pemerintahan desa akan tetap melakukan pengawasan dan pengawalan,” tegas Hendra.

Menurutnya, koordinasi antara desa dan kecamatan menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan program berjalan dengan baik. Dengan mekanisme tersebut, pemerintah desa tetap dapat menjalankan perannya meskipun pengelolaan program RT-Ku Terbaik berada di tingkat kecamatan.

Hendra kembali memastikan Pemdes Muara Kaman Ulu siap mengawal program RT-Ku Terbaik sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan. Pengawasan tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah desa terhadap pelaksanaan program di wilayahnya.

“Siap. Kami pemerintah desa siap mengawasi dan mengawal sesuai dengan aturan dan perintah yang ada,” pungkasnya. (Adv)

Reporter: Muhammad Zailany

Baca juga

Bagikan:

Tags

Apa yang Anda cari?