Desa Teluk Dalam Jalankan SIEDESA dan Desa Cinta Statistik Secara Bertahap

redaksi

Distriknews.co, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Desa Teluk Dalam, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus menjalankan Sistem Informasi Elektronik Desa (SIEDESA) dan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik).

Kepala Desa Teluk Dalam, Supian, mengatakan kedua program tersebut telah berjalan di Desa Teluk Dalam. Namun, pelaksanaannya masih dilakukan secara bertahap karena kondisi anggaran desa yang terbatas.

“Itu sudah berjalan. Program Desa Cantik juga sudah kami jalankan,” ujar Supian, Selasa (9/9/2026).

Menurutnya, keterbatasan anggaran membuat pelaksanaan Desa Cantik belum dapat berjalan secara maksimal. Pemerintah desa menyesuaikan pelaksanaan program dengan kemampuan anggaran yang tersedia.

“Sementara ini, karena kondisi anggaran kita juga terbatas, pelaksanaannya berjalan secara bertahap. Jadi masih berjalan, tetapi belum maksimal,” jelasnya.

Selain keterbatasan anggaran, pelaksanaan pelatihan juga menjadi salah satu kendala dalam pengembangan program tersebut. Supian mengatakan kegiatan pelatihan saat ini dibatasi oleh pemerintah daerah.

“Untuk pelatihan-pelatihan juga saat ini dibatasi oleh pemerintah daerah. Karena itu, kami tidak menganggarkan pelatihan-pelatihan tersebut, karena memang tidak diperbolehkan oleh daerah,” katanya.

Dengan adanya pembatasan tersebut, Pemerintah Desa Teluk Dalam untuk sementara belum mengalokasikan anggaran khusus untuk pelaksanaan pelatihan.

“Jadi sementara ini belum ada anggaran khusus untuk pelatihan,” ucap Supian.

Sementara itu, penerapan SIEDESA di Desa Teluk Dalam telah dilakukan sejak awal Januari 2026. Menurut Supian, sistem informasi tersebut diarahkan untuk mendukung penyediaan informasi desa yang lebih transparan.

“Kalau itu sudah kita jalankan. Sejak awal Januari sudah kita jalankan, terutama untuk sistem informasi desa yang transparan,” ujarnya.

Meski telah berjalan, penerapan SIEDESA saat ini masih lebih banyak dilakukan di lingkungan pemerintahan desa. Pemanfaatannya untuk masyarakat secara lebih luas masih belum maksimal.

“Namun, sementara ini pelaksanaannya masih berjalan di lingkungan pemerintahan desa. Untuk masyarakat secara lebih luas belum maksimal karena kembali lagi pada keterbatasan anggaran,” pungkas Supian. (Adv)

Reporter: Muhammad Zailany

Baca juga

Bagikan:

Tags

Apa yang Anda cari?