Distriknews.co, KUTAI KARTANEGARA – Program RT-Ku Terbaik di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai memasuki tahap penguatan pelaksanaan melalui penyiapan tenaga pendamping. Pemerintah daerah saat ini telah merekrut tenaga ahli tingkat kabupaten, sementara proses perekrutan pendamping di tingkat kecamatan dan desa juga tengah berjalan.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Poino, mengatakan program RT-Ku Terbaik pada dasarnya sudah berjalan. Kehadiran tenaga pendamping nantinya diarahkan untuk membantu mengawal pelaksanaan program yang penganggarannya melalui kecamatan.
“Kalau RT-Ku Terbaik itu kan sudah berjalan. Saat ini untuk pendamping sudah direkrut. Untuk tenaga ahli kabupaten sudah berjalan dan untuk tenaga pendamping kecamatan dan juga desa itu sudah proses perekrutan, tinggal di-SK-kan,” ujar Poino, Rabu (30/9/2026).
Ia menjelaskan, tenaga pendamping tersebut mulai diberlakukan pada September. Mereka nantinya memiliki peran dalam mengawal pelaksanaan program RT-Ku Terbaik, termasuk memastikan program yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan.
Dari sisi realisasi, Poino menyebut pelaksanaan yang sudah berjalan antara lain berkaitan dengan operasional RT. Salah satu komponen yang telah diberikan adalah insentif bagi ketua RT, sekretaris, dan bendahara hingga Agustus.
“Kalau berupa insentif, baik ketua, sekretaris maupun bendahara, ini sampai dengan bulan Agustus. Nanti untuk selanjutnya menyesuaikan standar baru,” jelasnya.
Penyesuaian tersebut akan diterapkan pada periode berikutnya. Poino menyebut perubahan standar akan berpengaruh terhadap besaran insentif yang diterima, terutama untuk pembayaran pada Oktober, November, dan Desember.
“Iya, naik untuk yang mungkin bulan Oktober, November, Desember. Ya sesuai itu, standar baru,” katanya.
Namun, Poino menegaskan pelaksanaan program tetap harus menyesuaikan kondisi pendapatan daerah. Anggaran yang tersedia akan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan keseluruhan pelaksanaan program RT-Ku Terbaik, termasuk komponen pendukungnya.
Terkait wacana adanya pendamping hingga tingkat RT, Poino mengatakan hal tersebut masih akan melihat kebutuhan di lapangan. Kondisi keuangan daerah juga menjadi pertimbangan sehingga pendamping RT belum dipastikan direalisasikan pada tahun ini.
“Nanti akan dilihat, karena kalau yang RT itu tergantung nanti kebutuhan. Kalau memang, apalagi sekarang kan ada sedikit mungkin penurunan, untuk tahun ini kemungkinan belum direalisasikan ya untuk pendamping RT itu,” ujarnya.
Poino berharap program RT-Ku Terbaik dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pelaksanaan program Kukar Idaman Terbaik lainnya. Menurutnya, program di tingkat RT memiliki keterkaitan dengan sejumlah agenda pemerintah daerah yang pelaksanaannya membutuhkan dukungan anggaran.
“Ya, harapannya ini nanti bisa bermanfaat. Karena di program RT-Ku Terbaik juga nanti akan memikul juga terkait dengan program Kukar Idaman Terbaik yang lainnya, seperti makanan gratis,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sejumlah kebutuhan lain juga berkaitan dengan dukungan program tersebut, termasuk insentif guru ngaji. Karena itu, Poino berharap ketersediaan anggaran dapat mencukupi sehingga seluruh rangkaian program dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Jadi mudah-mudahan juga mendapatkan persediaan dana yang cukup, sehingga nanti program RT-Ku Terbaik itu bisa berjalan lancar dan bisa sesuai dengan tujuannya, adalah meningkatkan program Kukar Idaman Terbaik,” pungkasnya. (Adv)
Reporter: Muhammad Zailany


