Distriknews.co, KUTAI KARTANEGARA – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Muara Ritan, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mulai menunjukkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes). Pada 2026, BUMDes tersebut tercatat memberikan kontribusi sebesar Rp112 juta yang telah dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2026.
Kepala Desa Muara Ritan, Ardy Maroni, mengatakan kontribusi tersebut berasal dari kegiatan usaha BUMDes yang telah berjalan sejak beberapa tahun terakhir. Salah satu bidang usaha yang tengah dikembangkan berkaitan dengan kerja sama pengangkutan crude palm oil (CPO) dan fuel dengan sejumlah perusahaan.
“Saat ini BUMDes Muara Ritan sedang berusaha bekerja sama dengan beberapa perusahaan terkait pengangkutan CPO dan fuel di beberapa perusahaan,” kata Ardy, Rabu (7/10/2026).
Menurut Ardy, kegiatan usaha tersebut mulai berjalan sejak 2023. Pengelolaan usaha dilakukan secara bertahap hingga kemudian menghasilkan pendapatan yang dapat memberikan manfaat bagi desa.
Ardy menjelaskan, hasil dari kegiatan usaha BUMDes mulai terlihat pada akhir 2025. Pendapatan tersebut kemudian menjadi bahan pembahasan pemerintah desa bersama pihak terkait untuk menentukan kontribusi yang dapat diberikan kepada desa.
“Pada akhir 2025, ada penghasilan dari kegiatan tersebut. Kemudian pada akhir tahun kami musyawarahkan dan kontribusi PADes sebesar Rp112 juta tersebut kami masukkan ke dalam batang tubuh APBDes 2026,” jelasnya.
Dengan masuknya kontribusi tersebut dalam APBDes 2026, BUMDes tidak hanya menjalankan fungsi sebagai badan usaha milik desa, tetapi juga mulai memberikan dampak terhadap kemampuan keuangan desa. PADes yang bersumber dari BUMDes menjadi salah satu bentuk pemanfaatan potensi usaha untuk mendukung pembangunan di tingkat desa.
Ardy menyebut capaian tersebut merupakan hasil dari proses usaha yang telah dibangun sejak 2023. Karena itu, kontribusi Rp112 juta pada 2026 tidak serta-merta muncul dalam waktu singkat, melainkan merupakan hasil dari kegiatan usaha yang telah berjalan selama beberapa tahun.
“Alhamdulillah. Walaupun ini memang merupakan hasil usaha beberapa tahun. Baru pada tahun ini ada kontribusi PADes tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, kerja sama dengan perusahaan menjadi salah satu upaya yang dilakukan BUMDes Muara Ritan untuk mengembangkan kegiatan usahanya. Pengangkutan CPO dan fuel menjadi bidang yang saat ini sedang diupayakan melalui kerja sama dengan sejumlah perusahaan.
Ke depan, pengelolaan BUMDes diharapkan dapat terus berkembang sehingga kontribusinya terhadap PADes tidak berhenti pada capaian 2026. Penguatan kegiatan usaha dan perluasan kerja sama menjadi bagian penting agar badan usaha desa tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan pemerintah desa.
Kontribusi Rp112 juta tersebut sekaligus menjadi catatan penting dalam perjalanan BUMDes Muara Ritan yang mulai mengembangkan usahanya sejak 2023. Setelah melalui proses pengelolaan dan menghasilkan pendapatan pada akhir 2025, hasil usaha tersebut kemudian dikontribusikan sebagai PADes dan dicatat dalam APBDes 2026. (Adv)
Reporter: Muhammad Zailany


