Arianto Dorong Pengurus RT Kukar Melek Digital Lewat Aplikasi Bestari

Muhammad Zailany

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto.

Distriknews.co, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong peningkatan kapasitas pengurus rukun tetangga (RT) dalam mengelola data kewilayahan melalui aplikasi Bestari. Upaya tersebut menjadi bagian dari program dedikasi RT-Ku Terbaik yang tidak hanya berfokus pada kegiatan di lingkungan RT, tetapi juga penguatan kemampuan administrasi pengurusnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menjelaskan bahwa pengurus RT akan berperan langsung dalam menginput, mengelola, serta memperbarui data mengenai kondisi wilayah masing-masing.

“Betul. Melalui program RT-Ku Terbaik, kami ingin memperkuat kapasitas RT. Penguatan ini bukan hanya melalui kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan RT, tetapi juga kemampuan pengurus RT dalam menyusun dan mengelola data informasi kewilayahan,” kata Arianto, Minggu (25/10/2026).

Menurutnya, penguatan kapasitas tersebut diperlukan agar pengurus RT mampu mengikuti perkembangan tata kelola administrasi berbasis digital. Informasi mengenai kondisi wilayah tidak lagi hanya mengandalkan pencatatan konvensional, tetapi secara bertahap dihimpun melalui sistem informasi.

“Nantinya, teman-teman pengurus RT yang akan menginput dan melaporkan data tersebut. Mereka juga akan mengelola aplikasi Bestari untuk memperbarui informasi mengenai kondisi wilayahnya,” ujarnya.

Arianto menerangkan, selama ini data di tingkat RT masih banyak dikelola secara konvensional dan belum terdigitalisasi dengan baik. Kehadiran Bestari diharapkan membantu pengurus RT menata informasi agar lebih terstruktur dan mudah diperbarui.

Data yang dihimpun meliputi luas wilayah, jumlah penduduk, potensi ekonomi, UMKM, serta informasi di bidang kesehatan dan pendidikan. Informasi tersebut menjadi gambaran kondisi wilayah yang dikelola oleh masing-masing RT.

Pengurus RT diharapkan tidak hanya melakukan penginputan pada tahap awal. Pembaruan informasi juga perlu dilakukan apabila terdapat perubahan jumlah penduduk, perkembangan usaha warga, atau kondisi lain yang memengaruhi profil wilayah.

Ketelitian dalam mengelola data menjadi bagian penting dari penerapan sistem tersebut. Informasi yang dimasukkan harus sesuai dengan kondisi di lapangan agar basis data yang terbentuk dapat digunakan sebagai sumber informasi yang dapat diandalkan.

Arianto menjelaskan bahwa Bestari merupakan basis data kewilayahan, sedangkan pencatatan kegiatan program RT-Ku Terbaik dilakukan melalui aplikasi tersendiri. Pembagian fungsi tersebut memungkinkan pengelolaan profil wilayah dan pemantauan kegiatan program berjalan sesuai kebutuhan masing-masing.

Pengembangan aplikasi Bestari dilakukan DPMD bersama Diskominfo Kukar. Pemanfaatannya akan berjalan seiring dengan pelaksanaan program RT-Ku Terbaik, termasuk dalam mendorong pengurus RT mengelola informasi secara digital.

Melalui langkah tersebut, pemerintah daerah berharap kapasitas pengurus RT semakin meningkat, terutama dalam administrasi dan pengelolaan data. Transformasi digital di tingkat RT diharapkan dapat mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih tertata dan sesuai dengan perkembangan teknologi. (Adv)

Reporter: Muhammad Zailany | Penyunting: Jauhari Fadli

Baca juga

Bagikan:

Tags

Apa yang Anda cari?