Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Lonjakan harga bahan pokok kerap terjadi pada awal tahun dan menjadi tantangan rutin bagi pemerintah daerah. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus menggulirkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai solusi untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan dan keterjangkauan pangan masyarakat.
Program yang dikoordinasikan oleh Dinas Ketahanan Pangan ini telah menjangkau berbagai wilayah, termasuk kecamatan yang tergolong rawan akses bahan pokok. Dalam pelaksanaannya, pemerintah menggandeng Bulog dan berbagai mitra distributor agar bahan pangan dijual di bawah harga pasar, namun tetap menguntungkan bagi petani dan produsen.
Masyarakat menyambut baik inisiatif ini karena membantu mereka mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau. Selain itu, keberadaan GPM juga memberikan rasa aman terhadap ketidakpastian harga di pasar tradisional. Di beberapa titik pelaksanaan, warga bahkan berharap agar program ini digelar lebih sering.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kukar, Siti Aminah, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen memperluas cakupan program ke seluruh kecamatan. Ia menilai bahwa stabilitas harga pangan harus menjadi bagian dari prioritas utama pembangunan daerah karena menyangkut kesejahteraan dasar masyarakat.
Ke depan, pemerintah berupaya agar GPM dapat bersinergi dengan program lain seperti ketahanan pangan desa dan pemberdayaan petani lokal, sehingga solusi jangka panjang terhadap gejolak harga bisa diwujudkan secara berkelanjutan.
(Adv/DiskominfoKukar)


