Distriknews.co, SAMARINDA – Persaingan industri telekomunikasi tidak lagi sebatas menawarkan layanan internet. Perusahaan juga berlomba menyediakan konektivitas yang mampu menopang aktivitas ekonomi digital. Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mulai memperkenalkan pengalaman jaringan 5G di Samarinda, Kalimantan Timur, untuk menjangkau kebutuhan pasar tersebut.
Samarinda menjadi salah satu pasar potensial seiring berkembangnya aktivitas perdagangan, jasa, dan industri kreatif. Posisi kota ini sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) turut memperbesar kebutuhan terhadap infrastruktur digital.
Indosat melihat perubahan pola konsumsi internet masyarakat sebagai peluang pengembangan layanan. Kebutuhan itu mencakup pemasaran produk secara daring, transaksi digital, produksi konten, hingga penggunaan aplikasi berbasis kecerdasan artifisial atau AI.
EVP Head of Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison, Eric Wilyanto, mengatakan kebutuhan digital masyarakat Samarinda semakin beragam.
“Melalui Indosat 5G, kami ingin menghadirkan konektivitas yang semakin lancar dan responsif agar masyarakat dapat menjalankan berbagai aktivitas tersebut dengan lebih nyaman,” kata Eric.
Perusahaan memperkenalkan pengalaman jaringan tersebut melalui kompetisi gaming di Citi Centrum Mall Samarinda pada 7 November 2026. Kegiatan ini melibatkan komunitas permainan digital sekaligus menjadi ruang interaksi dengan pelanggan.
Di luar industri hiburan, jaringan 5G juga berpotensi menunjang kegiatan ekonomi. Pelaku usaha kecil dapat memanfaatkannya untuk memasarkan produk dan berkomunikasi dengan konsumen. Mahasiswa serta kreator konten dapat menggunakannya untuk mengakses materi pembelajaran dan mengembangkan karya digital.
Namun, perluasan layanan 5G juga bergantung pada ketersediaan jaringan, perangkat yang kompatibel, serta kualitas pengalaman yang diterima pelanggan.
Indosat menyatakan layanan tersebut dapat digunakan di wilayah yang telah terjangkau jaringan 5G. Perusahaan mengklaim akan terus meningkatkan kualitas pengalaman jaringan di Samarinda.
Melalui kampanye “Mau Ini Itu, Ya Indosat 5G”, Indosat berupaya memperkuat posisinya di tengah pertumbuhan kebutuhan ekonomi digital di Kalimantan Timur. (Zy)


