Distriknews.co, TENGGARONG – Semarak perayaan Hari Kartini 2024 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), suara perempuan Indonesia kembali bergema. Acara yang diprakarsai oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar, bersama Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kukar, tidak hanya berfokus pada kesetaraan gender, tetapi juga pada pentingnya perempuan untuk menjadi motor inovasi dan kepemimpinan di berbagai sektor.
Wakil Ketua 1 IWAPI Kukar, Indah Purwanti, yang karismatik dan selalu tampil penuh semangat, memulai pidatonya dengan pertanyaan yang menggugah “Apakah kita hanya ingin setara, atau ingin memimpin dan menjadi inspirasi?” Pertanyaan ini seolah menjadi tantangan bagi para perempuan yang hadir, untuk melihat peran mereka tidak sekadar pasif atau menunggu kesempatan, tetapi menciptakan peluang bagi diri sendiri dan orang lain.
“Perempuan bukan hanya bagian dari cerita, tetapi juga penulis dari cerita itu sendiri,” ujar Indah, yang dikenal dengan sapaan Indah Guzel.
Ia mengingatkan bahwa perempuan memiliki potensi besar untuk menciptakan perubahan, baik di dunia usaha, teknologi, maupun sosial. Dalam pidatonya, ia berbicara tentang perempuan-perempuan yang sudah menjadi pionir di bidang masing-masing, namun juga mengingatkan bahwa masih banyak yang perlu dilakukan untuk membuka jalan bagi lebih banyak lagi perempuan untuk berkarya.
Acara ini kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang mempertemukan pelaku usaha perempuan dari berbagai sektor, dari UMKM hingga industri kreatif digital. Salah satu topik hangat yang dibahas adalah bagaimana perempuan bisa menjadi pemimpin inovasi di era digital. Di sini, Indah menekankan pentingnya keberanian untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan terus belajar.
“Di era digital, perempuan bisa menjadi CEO dari bisnis rumahan yang menjangkau dunia. Batasan hanya ada di dalam pikiran kita,” katanya.
Menariknya, perayaan Hari Kartini 2024 ini juga memperkenalkan program mentoring bagi perempuan muda di Kukar, yang bertujuan untuk membina mereka menjadi pemimpin masa depan. Indah menjelaskan bahwa IWAPI Kukar berkomitmen untuk tidak hanya memberikan kesempatan, tetapi juga membimbing para perempuan muda agar memiliki kepercayaan diri dan kemampuan untuk bersaing di tingkat global.
“Mentoring ini adalah investasi kami untuk masa depan. Kami ingin melihat lebih banyak perempuan muda yang berani bermimpi besar dan mewujudkannya,” ungkap Indah.
Program ini, menurutnya, akan menjadi katalisator dalam membentuk generasi pemimpin perempuan di Kukar.
Namun, semangat emansipasi perempuan tidak berhenti di situ. Indah juga menyentuh isu yang kerap diabaikan keseimbangan antara karier dan keluarga.
“Perempuan tidak perlu memilih antara rumah dan karier. Keduanya bisa berjalan beriringan jika kita memiliki dukungan yang tepat, baik dari keluarga maupun masyarakat,” tegasnya.
Indah menambahkan bahwa penting bagi perempuan untuk memiliki kebebasan dalam menentukan jalan hidup mereka, tanpa tekanan sosial yang membatasi peran mereka hanya pada salah satu aspek.
“Kesetaraan gender bukan hanya tentang perempuan memiliki hak yang sama. Ini adalah tentang bagaimana kita, perempuan, menjadi pemimpin, pencipta, dan inovator yang membawa perubahan positif dalam masyarakat.” tutupnya.
Sorakan tepuk tangan memenuhi ruangan, menandai semangat yang membara untuk melanjutkan perjuangan Kartini dalam konteks zaman modern.
Hari Kartini 2024 di Kutai Kartanegara tidak hanya menjadi peringatan sejarah, tetapi menjadi ajakan untuk beraksi, bagi perempuan untuk terus bergerak maju, men
Penulis : Reihan Noor


