DP3A Kukar Belajar dari Program Inovatif DP3AKB Jawa Barat untuk Pemberdayaan Perempuan dan Anak

redaksi

Foto : Forum Diskusi DP3A di Bandung, Jawa Barat.

Distriknews.co, TENGGARONG – Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup perempuan dan anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutai Kartanegara (Kukar) melaksanakan studi tiru ke Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat di Bandung. Bersama Forum Puspa Kukar, mereka menggali berbagai pengalaman untuk memperkuat program pemberdayaan di Kukar.

Kepala DP3A Kukar, Hero Suprayitno, menyampaikan bahwa kunjungan ini membawa pelajaran yang sangat berharga. “Kami sangat belajar banyak dari aktivitas Forum Puspa Jawa Barat yang cukup dinamis. Mereka mampu mengimplementasikan program kerja dengan baik dan menjadi percontohan nasional,” ungkapnya.

Terinspirasi oleh konsep Sekolah Perempuan Jawa Barat, DP3A Kukar berencana mengembangkan program serupa yang akan dikombinasikan dengan Mal Pelayanan Perempuan dan Anak di Kukar.

“Kami tertarik mengombinasikan konsep Sekolah Perempuan ini dengan rencana Mal Pelayanan Perempuan dan Anak yang akan kami kembangkan di Kukar,” jelasnya. Program ini akan menjadi wadah pelatihan keterampilan dan galeri workshop yang berfokus pada pemberdayaan perempuan.

Lebih lanjut, Hero menyatakan kekagumannya terhadap program di Jawa Barat yang menempatkan lulusan Sekolah Perempuan di sekolah-sekolah berbasis keterampilan hidup seperti SMA dan SMK. Menurutnya, model ini sangat efektif untuk meningkatkan daya saing perempuan dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan masa depan.

“Model ini sangat penting untuk diterapkan di Kukar guna memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing dan tangguh dalam menghadapi tantangan masa depan,” katanya.

Ia berharap bahwa studi tiru ini akan menjadi model bagi pelaksanaan program pemberdayaan di Forum Puspa Kukar yang baru terbentuk. “Forum Puspa Kukar sendiri baru terbentuk untuk periode 2024-2027, dan kami berharap studi tiru ini dapat menjadi role model yang memperkuat pelaksanaan program-program Forum Puspa di Kukar ke depannya,” tambahnya.

Selain itu, DP3A Kukar juga terinspirasi oleh kolaborasi internasional Forum Puspa Jawa Barat, termasuk dukungan dari negara-negara seperti Korea. Hero menyatakan bahwa tantangan pemberdayaan perempuan adalah tanggung jawab global.

“Kita melihat bahwa pemberdayaan perempuan dan anak bukan hanya tanggung jawab lokal, tetapi juga merupakan isu yang dihadapi secara global,” ungkapnya.

Dengan semangat baru dari Bandung, DP3A Kukar kini siap untuk mengembangkan program-program inovatif yang akan meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak di Kukar. Hero menyampaikan keyakinannya bahwa setiap langkah kecil ini akan membawa perubahan besar bagi pembangunan daerah di masa depan. (*)

Penulis : Dion

Baca juga

Bagikan:

Tags

Apa yang Anda cari?