Menjelang Ramadan, Disperindag Kukar Pastikan Distribusi Pangan Tetap Lancar

redaksi

Ilustrasi

Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Menjelang bulan Ramadan 2025, Dinas Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Kartanegara memastikan harga kebutuhan pokok masih terkendali. Pemantauan dilakukan secara rutin untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah tanpa khawatir lonjakan harga.

Kepala Bidang Pemasaran Disperindag Kukar, Muhammad Bustani, menyebutkan pihaknya terus memonitor perkembangan harga di pasar-pasar tradisional maupun modern. “Harga kebutuhan pokok masih stabil, dan data resmi segera kami rilis untuk masyarakat,” ujarnya pada Kamis (27/2/2025) di Kantor Bupati Kukar.

Menurut laporan Disperindag, sejumlah komoditas utama seperti beras medium masih berada di kisaran Rp 15.667 per kilogram, sedangkan beras premium Rp 17.500 per kilogram. Harga daging sapi lokal tercatat Rp 135.667 per kilogram, dan daging ayam Rp 39.000 per kilogram. Angka ini menunjukkan tidak adanya kenaikan signifikan dibanding bulan sebelumnya.

Beberapa bahan pokok bahkan mengalami penurunan harga. Minyak goreng curah kini turun menjadi Rp 14.833 per liter dari Rp 15.000. Cabai rawit merah juga menurun menjadi Rp 40.833 per kilogram dari Rp 41.667. “Kondisi ini menandakan distribusi berjalan lancar dan stok aman,” jelas Bustani.

Bustani menambahkan bahwa pemahaman masyarakat tentang istilah “stabil” sering berbeda. Sebagian mengartikan harga tidak berubah sama sekali, sementara yang lain melihat stabil sebagai tidak adanya lonjakan signifikan meskipun ada sedikit fluktuasi. “Yang jelas, kondisi saat ini masih terkendali,” tegasnya.

Data dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (kutaikartanegarakab.go.id) menyebutkan, pemerintah daerah secara rutin melaksanakan operasi pasar untuk mengendalikan harga dan menjaga daya beli masyarakat. Program ini telah terbukti efektif dalam menekan inflasi pangan di wilayah Kukar.

Selain itu, Pemkab Kukar juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying. “Jika terjadi gejolak harga, pemerintah siap melakukan intervensi dengan operasi pasar,” kata Bustani. Ia juga membuka ruang komunikasi dengan warga untuk melaporkan anomali harga agar dapat segera ditangani.

Melalui langkah pengawasan harga, ketersediaan stok, dan intervensi pasar, Disperindag Kukar berharap masyarakat dapat menyambut Ramadan dengan tenang. Ke depan, pengawasan akan terus ditingkatkan agar distribusi kebutuhan pokok tetap lancar dan harga tetap terjangkau.

(Adv/DiskominfoKukar)

Baca juga

Bagikan:

Apa yang Anda cari?