Distriknews.co, Kutai Kartanegara – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, memberikan pernyataan resmi di hadapan massa aksi mahasiswa yang menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kukar pada Senin (1/9/2025). Dalam momen tersebut, Ahmad Yani menyampaikan apresiasi atas aspirasi yang disampaikan mahasiswa dan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti tuntutan yang diajukan.
Ahmad Yani hadir langsung menemui massa aksi bersama Kapolres Kukar beserta jajarannya, serta perwakilan dari Dandim 0906/Kukar. Ia menekankan bahwa kehadiran aparat kepolisian dan TNI menunjukkan dukungan terhadap proses penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai oleh mahasiswa.
“Kami dari tadi juga sama-sama panas-panasan di sini. Kawan-kawan seluruh anggota DPR yang hadir juga turut merasakan hal yang sama. Ini menunjukkan bahwa kita hadir secara langsung dan bersama-sama,” ujar Ahmad Yani.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan mahasiswa akan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan DPRD.
“Terkait dengan penganggaran, kita selesaikan di sini. Terkait dengan pengawasan, kita selesaikan di sini. Jika itu menjadi ranah peraturan daerah, tentu akan kita bahas dan putuskan bersama di DPRD,” tegasnya.
Ahmad Yani juga menyatakan bahwa pihaknya siap menandatangani dokumen tuntutan yang disiapkan oleh para massa aksi sebagai bentuk komitmen bersama. Ia memastikan bahwa 45 anggota DPRD Kukar siap membuka ruang diskusi selama 24 jam jika dibutuhkan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan daerah.
“Kita semua di sini memiliki komitmen yang sama. Kami sebagai pimpinan DPRD akan menjalankan tugas dan fungsi kami sebaik mungkin sesuai sumpah jabatan,” ujarnya.
Ia juga membuka ruang kritik dan masukan dari seluruh elemen masyarakat, khususnya mahasiswa.
“Kalau ada kekurangan, silakan dikritik, silakan disoroti. 100 persen, bahkan 1000 persen akan kami terima,” tuturnya.
Sebelum menutup orasi, Ahmad Yani menyampaikan permohonan maaf dan rasa hormat kepada seluruh peserta aksi serta menyatakan siap menandatangani tuntutan sebagai bukti keseriusan DPRD Kukar.
Dengan penandatanganan dokumen tuntutan tersebut, aksi mahasiswa di depan kantor DPRD Kukar pun berakhir dengan damai. Massa berharap komitmen yang telah disepakati bersama dapat segera direalisasikan oleh para wakil rakyat.



