Museum Mulawarman Diserbu Wisatawan Saat Lebaran, Jadi Destinasi Favorit Edukasi Sejarah di Tenggarong

redaksi

Distriknews.co Tenggarong – Suasana libur Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata, termasuk mengunjungi Museum Mulawarman yang dipadati pengunjung pada Senin (23/3/2026). Museum yang berada di Jalan Diponegoro, Kelurahan Panji ini menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk mengisi waktu libur Lebaran.

Sejak pagi, ratusan pengunjung terlihat memadati area museum. Tidak hanya di halaman, ruang pamer hingga lorong-lorong dipenuhi pengunjung yang datang bersama keluarga maupun rombongan kecil untuk menikmati wisata sejarah.

Pengelola museum, Asran, mengungkapkan bahwa lonjakan jumlah pengunjung sudah mulai terasa sejak hari kedua Lebaran dan terus meningkat hingga saat ini.

“Alhamdulillah, selama libur Idulfitri ini jumlah pengunjung meningkat jauh dibanding hari biasa. Puncaknya mulai terlihat sejak hari kedua, dan sampai hari ini masih cukup tinggi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada hari normal jumlah pengunjung berkisar antara 100 hingga 150 orang per hari. Namun selama libur Lebaran, angka tersebut melonjak signifikan hingga mencapai sekitar 500 orang per hari.

“Kalau hari biasa mungkin 100 sampai 150 orang. Saat Lebaran ini bisa mencapai 500 orang per hari. Bahkan pada puncaknya diperkirakan bisa mendekati seribuan pengunjung,” jelasnya.

Menurut Asran, tingginya minat masyarakat tidak hanya datang dari wilayah Kutai Kartanegara atau Kalimantan Timur, tetapi juga dari luar daerah bahkan luar negeri.

“Dari luar Kalimantan cukup banyak, dan ada juga satu dua pengunjung dari luar negeri,” tambahnya.

Antusiasme ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengenal sejarah daerah, khususnya sejarah Kerajaan Kutai yang menjadi bagian penting identitas Kalimantan Timur.

Salah satu pengunjung, Edi, mengaku sengaja datang dari Balikpapan bersama keluarganya untuk mengenalkan sejarah kepada anak dan cucunya.

“Saya memang khusus ke sini, ingin memperkenalkan kepada cucu-cucu bahwa kita di Kalimantan Timur juga punya sejarah kerajaan yang harus diketahui,” ujarnya.

Edi menyebut, kunjungan kali ini terasa lebih bermakna karena ia bisa mengajak generasi muda belajar langsung dari peninggalan sejarah yang ada di museum.

“Dulu saya pernah ke sini, mungkin sekitar lima tahun lalu. Sekarang saya datang lagi karena sudah punya cucu, jadi saya ajak mereka supaya tahu sejarah kita,” katanya.

Ia juga mengapresiasi kondisi museum yang dinilai bersih dan terawat, sehingga nyaman sebagai tempat wisata edukatif bagi keluarga.

“Menurut saya tempatnya bagus, bersih, dan terawat. Ini penting supaya anak-anak kita tidak lupa sejarah dan tetap menghormati para pendahulu,” ucapnya.

Lonjakan pengunjung ini semakin menegaskan posisi Museum Mulawarman sebagai salah satu destinasi unggulan di Tenggarong, khususnya dalam momentum libur panjang, sekaligus sebagai ruang edukasi sejarah bagi masyarakat lintas generasi.

Penulis: Muhammad Zailany

Baca juga

Bagikan:

Apa yang Anda cari?