Protes Damai Meletus Jadi Kekacauan, Toko-toko Ikonik di LA Jadi Korban

redaksi

Pertengahan Minggu lalu menjadi catatan kelam bagi Los Angeles saat unjuk rasa anti-penggerebekan imigrasi yang dimulai damai diubah menjadi kekerasan dan penjarahan. Massa menjarah Apple Store dan outlet Adidas di pusat kota  . Aksi tersebut terjadi saat kerumunan bergerak melalui koridor ritel utama, mengambil barang serta merusak fasilitas.

Laporan ABC7 dan NBC menyebutkan bahwa gedung-gedung di area Broadway juga dirusak, termasuk sebuah apotek dan dispensari marijuana, sementarabuluk dan pengisian kembali setelah kejadian  . Demonstrasi sehari sebelumnya berjalan lancar dan mayoritas berjalan tanpa gangguan.

Akibat insiden, puluhan warga ditahan; 14 di antaranya terkait penjarahan, sedangkan sisanya karena menolak bubar ketika diperintah aparat . Selain itu, beberapa petugas terluka ringan saat mencoba mengendalikan situasi.

Wali kota Bass mendesak agar hukum ditegakkan kepada mereka yang melakukan penjarahan dan menggunakan kerusuhan untuk mencuri. Ia menegaskan bahwa aksi provokatif ini merusak solidaritas pendemo dan justru meningkatkan ketegangan ketimbang menyuarakan isu imigrasi.

Kasus ini menunjukkan risiko tinggi terhadap unjuk rasa publik—apa yang awalnya berniat mendorong perubahan kebijakan seputar imigrasi, malah berubah menjadi ancaman bagi warga dan pemilik usaha lokal. Sektor keamanan dan hukum Kota Los Angeles kini kembali menjadi sorotan atas respon cepat dan pemulihan situasi di pusat kota.

Baca juga

Bagikan:

Tags

Apa yang Anda cari?