Distriknews.co, Jakarta – Polda Metro Jaya berhasil mengungkap pelaku penculikan dan pembunuhan sadis terhadap Kepala Cabang Pembantu BRI Cempaka Putih, Mohammad Ilham Pradipta (37). Sebanyak delapan orang kini telah ditangkap, termasuk empat aktor intelektual dan empat pelaku lapangan yang bertindak sebagai penculik. Namun, eksekutor pembunuhan masih dalam pengejaran.
Empat pelaku penculikan, berinisial AT, RS, RAH, dan RW, ditangkap dalam lokasi berbeda. Tiga di antaranya ditangkap di Johar Baru, Jakarta Pusat, dan satu pelaku tertangkap saat mencoba melarikan diri melalui Bandara Komodo, NTT.
Sementara itu, polisi juga menangkap empat aktor intelektual atau otak pelaku, yakni berinisial C, DH, YJ, dan AA. Mereka dibekuk di sejumlah lokasi berbeda: DH, YJ, dan AA ditangkap di Solo, Jawa Tengah, sedangkan C ditangkap di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.
Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, menegaskan bahwa keempat otak pelaku itu kini resmi ditetapkan sebagai tersangka dan sedang menjalani pemeriksaan intensif.
Meski berbagai pihak telah diamankan, pelaku eksekusi lapangan—yang melakukan pembunuhan—belum tertangkap, menurut keterangan pihak kepolisian. Penyelidikan masih berlangsung untuk menemukan sosok tersebut.
Motif pembunuhan ini diperkirakan berkaitan dengan kasus pinjaman fiktif senilai Rp 13 miliar. Polisi masih mendalami keterlibatan tersangka dalam skema kejahatan tersebut.
Korban ditemukan tewas di area persawahan Kabupaten Bekasi sehari setelah diculik dari parkiran di Jakarta Timur. Kondisi korban mengenaskan, tangan, kaki, dan mata terikat lakban yang memperkuat dugaan pembunuhan dengan unsur kekerasan berlapis.
Polda Metro Jaya menjanjikan kelanjutan penyelidikan untuk mengungkap seluruh pelaku, termasuk eksekutor pembunuhan. Publik berharap proses hukum berjalan transparan dan pelaku dihukum setimpal sesuai peran mereka masing-masing.


