Komunitas Pixelarasi Hadirkan Lapak Baca Gratis di Taman Pintar Tenggarong

redaksi

Distriknews.co Tenggarong – Upaya meningkatkan budaya literasi di tengah masyarakat terus dilakukan berbagai pihak, salah satunya oleh Komunitas Pixelarasi yang menghadirkan lapak baca gratis di kawasan Taman Pintar Tenggarong, Minggu (12/4/2026). Kegiatan ini menjadi ruang alternatif bagi masyarakat untuk kembali mendekatkan diri dengan buku di tengah maraknya penggunaan gawai.

Setiap akhir pekan, khususnya pada Minggu sore, anggota komunitas tersebut menggelar tikar sederhana di area taman. Di atasnya, mereka menata berbagai jenis buku yang dapat dibaca langsung oleh pengunjung tanpa dipungut biaya.

Buku yang disediakan pun cukup beragam, mulai dari bacaan anak-anak, novel remaja, hingga buku pengetahuan umum. Kehadiran lapak baca ini memberi pilihan aktivitas positif bagi warga yang datang ke taman.

Salah satu anggota Komunitas Pixelarasi, Fajar, mengatakan bahwa kegiatan ini berangkat dari keprihatinan terhadap menurunnya minat baca masyarakat, terutama di kalangan anak muda.

“Kami ingin menghadirkan ruang alternatif yang santai dan terbuka, supaya masyarakat, terutama anak muda, bisa kembali akrab dengan buku,” ujarnya.

Menurutnya, membaca di ruang terbuka memberikan suasana yang lebih rileks dibandingkan di dalam ruangan. Hal ini diharapkan mampu mengubah persepsi bahwa membaca adalah kegiatan yang membosankan.

“Di sini orang bisa membaca sambil bersantai. Harapannya, membaca tidak lagi dianggap sebagai aktivitas yang membosankan,” tambahnya.

Kehadiran lapak baca gratis ini pun mulai mendapat respons positif dari masyarakat. Terlihat anak-anak hingga remaja antusias memilih buku dan membaca di lokasi, sembari menikmati suasana taman yang asri.

Fajar menambahkan, komunitasnya juga membuka ruang partisipasi bagi masyarakat luas. Siapa pun yang ingin terlibat dapat menyumbangkan buku atau ikut serta dalam kegiatan sebagai relawan.

“Kami juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berdonasi buku atau terlibat langsung dalam kegiatan ini,” jelasnya.

Ia berharap, inisiatif sederhana ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat di Tenggarong. Dengan memanfaatkan ruang publik, budaya membaca diharapkan dapat tumbuh kembali secara perlahan.

“Langkah sederhana ini kami harapkan bisa menumbuhkan kembali budaya literasi di Tenggarong, dimulai dari ruang publik yang mudah diakses oleh semua kalangan,” pungkasnya.

Penulis: Muhammad Zailany

Baca juga

Bagikan:

Apa yang Anda cari?