Distriknews.co, TENGGARONG – Sebanyak 144 peserta dari 14 kafilah resmi mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-13 tingkat Kecamatan Tenggarong yang digelar di Desa Bendang Raya pada 1 hingga 4 Juli 2026. Kegiatan tahunan tersebut menjadi wadah pembinaan sekaligus penjaringan qari dan qariah terbaik yang akan dipersiapkan menuju ajang MTQ tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara.
Pembukaan MTQ berlangsung di halaman Kantor Desa Bendang Raya dan dihadiri unsur pemerintah daerah, pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), tokoh agama, serta masyarakat dari berbagai kelurahan dan desa di Kecamatan Tenggarong.
Ketua Panitia MTQ Kecamatan Tenggarong, Hendra Gunawan, mengatakan jumlah peserta yang mengikuti perlombaan tahun ini mencapai 144 orang setelah melalui proses verifikasi administrasi oleh LPTQ Kecamatan Tenggarong.
“Dari total 149 peserta yang mendaftar, sebanyak 144 peserta dinyatakan memenuhi persyaratan dan berhak mengikuti perlombaan, sementara lima peserta lainnya belum memenuhi syarat berdasarkan hasil verifikasi,” ujarnya.
Para peserta berasal dari 14 kafilah yang mewakili seluruh kelurahan dan desa di Kecamatan Tenggarong, yakni Timbau, Loa Ipuh, Loa Ipuh Darat, Baru, Melayu, Panji, Mangkurawang, Maluhu, Bukit Biru, Jahab, Loa Tebu, Sukarame, Rapak Lambur, dan Bendang Raya selaku tuan rumah.
Dalam pelaksanaannya, MTQ mempertandingkan sembilan cabang perlombaan, mulai dari Tilawah Al-Qur’an, Qira’at Al-Qur’an, Hifzh Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, hingga karya tulis ilmiah berbasis Al-Qur’an dan hadis.
Menurut Hendra, keberagaman cabang perlombaan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan Al-Qur’an tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca, tetapi juga pada aspek pemahaman, pengkajian ilmiah, serta penguasaan hadis sebagai bagian penting dalam kehidupan umat Islam.
Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, panitia menyiapkan enam arena perlombaan yang tersebar di sejumlah lokasi di Desa Bendang Raya, di antaranya halaman Kantor Desa, Masjid Al-Hidayah, Musala Al-Ikhlas, Musala Al-Muttaqin, dan SD Negeri 038 Tenggarong.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara, Sunggono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya MTQ tingkat kecamatan tersebut.
“Saya selaku Ketua Umum LPTQ Kabupaten Kukar mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus LPTQ Kecamatan Tenggarong, seluruh lurah, dan kepala desa yang telah berpartisipasi sehingga MTQ tingkat kecamatan ini dapat terlaksana dengan baik,” katanya.
Ia menegaskan bahwa MTQ tidak boleh dipandang semata sebagai ajang perlombaan untuk mencari juara, melainkan sebagai sarana pembinaan umat dan penguatan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi.
“Sesuai harapan Bupati, kegiatan MTQ harus tetap menjadi bagian penting dari pembinaan umat, khususnya dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di era digitalisasi saat ini,” ujarnya.
Sunggono berharap Kecamatan Tenggarong mampu mempertahankan prestasi sebagai juara umum MTQ tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara yang berhasil diraih pada tahun sebelumnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan berlangsung, karena para pemenang nantinya akan dipersiapkan melalui pemusatan pelatihan guna menghadapi MTQ tingkat kabupaten hingga provinsi.
“Mudah-mudahan anak-anak kita mengikuti kompetisi ini secara fair sehingga potensi mereka dapat terasah. Nantinya para pemenang akan mengikuti pemusatan pelatihan sebagai persiapan menghadapi MTQ di jenjang berikutnya,” pungkasnya.
Reporter: Muhammad Zailany


